Page 16 - Safira Eka A 29 XI TJKT 1
P. 16
Pada dasarnya BIOS memiliki tiga bagian penting pada saat komputer booting pertama
kali, yaitu sebagai berikut.
1. BIOS Setup Program
BIOS setup program merupakan program yang dapat dijalankan untuk melakukan
perubahan konfigurasi hardware yang meliputi pengaturan bootable device,
management disk, management processor memory, dan VGA.
2. Driver hardware
Setiap hardware yang terpasang dalam komputer memiliki driver atau program
pengenal hardware yang meliputi mode pengalamatan unik sebagai alamat tujuan
pengaksesan hardware dan mode interupsi setiap perintah yang dapat pat diberikan oleh
BIOS.
3. Bootstraper Utama
Bagian ini memiliki peran utama yang akan melemparkan proses booting menuju
media penyimpan, seperti hard disk, floppy disk, USB flash disk, DVD atau CD. Cara
kerjanya adalah dengan menemukan bootable device yang diatur dalam BIOS. Jika
ditemukan, BIOS akan mencari sector 0 atau MBR disk tersebut. Selanjutnya proses
booting akan diarahkan pada alamat MBR disk media penyimpan tersebut. Jika dalam
lokasi MBR ditemukan program bootloader, bootloader akan me-load kernel OS ke
dalam memori RAM dan proses sistem operasi seperti Windows, Linux, dan Mac OS
akan dijalankan. Namun, jika dalam MBR tidak terdapat bootloader, BIOS akan
memunculkan pesan error bahwa sistem dalam disk tidak ditemukan.
16