Page 52 - Modul Smart Hospital
P. 52
cloud akan menyentuh $9.48 juta di tahun 2020, sedangkan
Esticast memproyeksi bahwa pertumbuhan cloud akan
mencapai 23,4% atau senilai $25.7 juta di tahun 2024
c. Ancaman terhadap serangan malware, computer virus, dan
hacker juga semakin meningkat seiring dengan peningkatan
teknologi digital. Banyak kerugian yang ditimbulkan dengan
kejadian tersebut, seperti lumpuhnya sistem yang ada dan
hilangnya akses ke email organisasi. Perbaikan bisa
berlangsung berhari-hari atau dalam hitungan minggu dan
semakin menimbulkan kerugian finansial. Dengan adanya
sistem cloud, resiko ini dalam diminimalisasi karena proteksi
terhadap serangan hacker di dunia maya dapat ditangani oleh
penyedia jasa layanan cloud tersebut.
d. Memastikan agar sistem cloud yang kita sewa juga patuh
terhadap berbagai regulasi yang ada, misalnya regulasi
HIPAA atau Health Insurance Portability and Accountability
Act.
Tantangan yang dipaparkan di atas bersifat umum dan dapat
dihadapi oleh berbagai macam pelayaan kesehatan di negara manapun
termasuk Indonesia. Adapun tantangan di era kesehatan 4.0 yang spesifik
dihadapi oleh sistem kesehatan di Indonesia antara lain :
1. Kurangnya minat RS untuk berinvestasi di bidang digitalisasi
Banyak pihak pengelola rumah sakit yang lebih fokus
kepada ekspansi fasilitas dan masih memandang sebelah mata
terhadap manfaat sistem transformasi digital. Hal ini dikarenakan
kurangnya kompetisi atau persaingan terhadap sistem teknologi
digital itu sendiri. Baru akhir-akhir ini setelah bermunculan sistem
layanan kesehatan berbasis health-tech, banyak kekhawatiran timbul
bahwa pertumbuhan health-tech company akan membuat kerugian
di pihak RS yang berbasis pada pelayanan tradisional. Masih sedikit
pula RS yang mengaplikasikan SIMRS (Sistem Informasi
42