Page 43 - E-MODUL Konstruksi Perkerasan Jalan
P. 43

B. RANGKUMAN

                  1.    Perkerasan  kaku  (rigid  pavement)  merupakan  konstruksi  jalan  yang

                        berbahan dasar beton semen portland, dimana strukturnya menggunakan
                        dua lapisan diantaranya pelat yang terbuat dari beton dan pondasi bagian

                        bawah (subbase).

                  2.    Pada umumnya struktur perkerasan kaku terdiri dari tiga bagian, yaitu lapis
                        perkerasan  berupa  pelat  beton  (concrete  slab),  lapis  pondasi  (subbase

                        course) dan tanah dasar.
                  3.    Jenis  perkerasan  kaku  dapat  berupa  pelat  tanpa  tulangan,  pelat

                        menggunakan tulangan, pelat yang diberi tulangan secara berkelanjutan,

                        dan juga beton prategang serta pracetak.
                  4.    Jenis  sambungan  perkerasan  kaku  yang  digunakan  antara  lain:

                        Sambungan  Pelaksanaan  (Construction  Joint),  Sambungan  Muai
                        (Expansion  Joint),  Sambungan  Susut  (Contraction  Joint),  Sambungan

                        Isolasi (Isolation Joint).

                  5.    Pada  perkerasan  kaku  terdapat  keunggulan  yaitu:  umur  pakai  yang
                        panjang,  tahan  terhadap  beban  berat,  tahan  terhadap  deformasi  plastis,

                        dan stabilitas struktural. Sedangkan kekurangannya yaitu: kekakuan yang
                        tinggi,  biaya  instalasi  yang  lebih  tinggi,  perbaikan  yang  sulit  dan
                        ketidaknyamanan.




              C. LATIHAN SOAL

                  Kerjakan latihan soal berikut! untuk melatih pemahaman materi yang telah anda

                  pelajari sebelumnya.
























                   Konstruksi Jalan dan Jembatan | DPIB kelas XI
                                                                                                              39
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48