Page 14 - E-Modul Kelas 4 SD Tema 8
P. 14
E-modul: Tema 8 "Daerah Tempat Tinggalku"
I Gede Pasekan pun berangkat sendirian ke Desa Panji. Ia berjalan berhari-hari,
sampai suatu hari ia beristirahat di bawah pohon.
Ternyata, saat ia tidur, sesosok raksasa sudah mengawasinya dan membawanya. I
Gede Pasekan pun bangun dalam keadaan terkejut karena ia berada di pundak
raksasa.
Namun, I Gede Pasekan tidak takut dan bertanya siapa raksasa itu. Namun, raksasa itu
diam dan terus berjalan. Rupanya, I Gede Pasekan dibawa raksasa ke puncak bukit. Di
sana, terlihat gunung di sebelah selatan dan laut di sebelah utara.
Sang raksasa mengatakan pada I Gede Pasekan bahwa wilayah dari utara hingga
selatan itu kelak akan menjadi wilayah kekuasaan I Gede Pasekan.
Setelah menurunkan I Gede Pasekan, raksasa itu pergi dan menghilang.
Kemudian, I Gede Pasekan melanjutkan perjalanannya ke Desa Panji.
Saat sampai, I Gede Pasekan berjalan-jalan ke pantai dan melihat sebuah kapal yang
kandas di antara batu karang.
Kemudian, ada seseorang yang meminta tolong pada I Gede Pasekan. Rupanya, ia
adalah nakhoda kapal yang kandas itu.
Sang nakhoda memohon pertolongan untuk membebaskan kapalnya, karena seluruh
penumpang masih terjebak di dalam kapal.
Ia bercerita bahwa ia sudah meminta bantuan namun tidak ada yang bisa
menolongnya. Nakhoda menawarkan imbalan jika I Gede Pasekan bisa membantunya,
maka separuh harta di kapal akan diberikan padanya.
I Gede Pasekan menyanggupi untuk membantunya. Ia duduk bersila sambil
menatap ke arah kapal yang kandas.
Tak lama, angin kencang berembus dan membawa ombak bergulung ke arah kapal.
Akhirnya kapal itu terbebas dari batu karang.
Nakhoda pun menepati janji dan memberikan separuh hartanya untuk I Gede Pasekan.
Sejak itu, I Gede Pasekan menjadi orang yang kaya raya dan bergelar I Gusti Panji
Sakti. Lama-kelamaan, wilayah kekuasaan I Gede Pasekan semakin luas. Ia akhirnya
membangun istana di tengah hutan yang banyak ditumbuhi pohon buleleng.
Akhirnya, wilayah itu diberi nama Kerajaan Buleleng dan istana yang dibangun I Gede
Pasekan diberi nama Singaraja.
Singaraja memiliki makna raja perkasa layaknya singa.
Sumber: Avisena Ashari
Dalam cerita tersebut terdapat 5 tokoh. Tokoh merupakan pelaku
dalam cerita. Tokoh merupakan salah satu unsur pembangun cerita.
Tokoh mengemban peristiwa cerita sehingga peristiwa tersebut mampu
terjalin sebagai cerita. Selain itu tokoh berfungsi sebagai pembawa pesan,
amant, moral, atau sesuatu yang ingin disampaikan pengarang.
8