Page 57 - E-Modul Berbasis CTL Materi Mobilitas Manusia Kelas XI SMA
P. 57
Rangka memiliki fungsi sebagai berikut:
Memberi bentuk dan postur tubuh.
Melindungi organ-organ yang lunak.
Tempat melekatnya otot-otot rangka (otot lurik).
Mendukung terjadinya gerakan.
Hematopoiesis, yaitu pembentukan sel-sel darah putih (leukosit), sel darah
merah (eritrosit), dan keping-keping darah (trombosit) di sumsum merah
(red bone marrow). Sumsum merah terdapat di dalam tulang belakang,
tulang dada, tulang rusuk, tulang belikat, tulang pipih, dan ujung tulang
panjang.
Tempat penyimpanan mineral. Sekitar 62% matriks tulang tersusun dari
garam anorganik, terutama kalsium fosfat dan kalsium karbonat.
Tempat penyimpanan energi, yaitu simpanan lemak di sumsum kuning
(yellow bone marrow).
Fungsi imunologis, yaitu menghasilkan sel-sel imunitas di dalam sumsum,
misalnya limfosit B yang menghasilkan antibodi dan limfosit T yang
membantu pertahanan terhadap infeksi.
Rangka tubuh manusia dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu rangka
aksial (rangka sumbu tubuh) dan rangka apendikuler (rangka pelengkap atau
anggota gerak tubuh).
1. Rangka Aksial (Rangka Sumbu Tubuh)
Rangka aksial memiliki 80 buah tulang yang meliputi tulang tengkorak, tulang
telinga dalam dan hioid, tulang belakang, tulang dada serta tulang rusuk (iga).
a. Tulang Tengkorak
Tulang tengkorak berjumlah 22 buah, Tulang tengkorak berfungsi
melindungi otak, organ pendengaran, dan organ penglihatan. Tulang
tengkorak dibedakan menjadi dua bagian, yaitu tulang kranial (tulang
tempurung kepala) dan tulang fasial (tulang wajah). Tulang kranial
membentuk tempurung kepala, sedangkan tulang fasial memberi bentuk
mata, hidung, pipi, dan rahang. Tulang-tulang tengkorak yang
bersambungan dan tidak dapat digerakkan disebut sutura.
46