Page 26 - SPH - Copy
P. 26
Ureter
Ureter adalah saluran penting dalam sistem urinaria yang berfungsi
menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Struktur ureter berupa tabung
panjang yang memungkinkan aliran urin dari ginjal menuju kandung kemih untuk
disimpan sementara. Pada beberapa spesies, ureter memiliki struktur tambahan,
seperti ampula pada ikan atau modifikasi khusus pada reptil dan burung, yang
mendukung fungsi ekskresi sesuai kebutuhan fisiologis masing-masing spesies.
Fungsi utama ureter adalah mengangkut urin yang telah diproses di ginjal ke
kandung kemih. Proses ini dilakukan melalui gerakan peristaltik, yaitu kontraksi otot
polos pada dinding ureter, sehingga urin dapat dialirkan dengan lancar dan efisien
sebelum dikeluarkan dari tubuh.
Kandung Kemih (Vesica Urinaria)
Kandung kemih adalah organ dalam sistem urinaria yang berfungsi sebagai
tempat penyimpanan sementara urin sebelum dikeluarkan dari tubuh. Struktur
kandung kemih terdiri dari dinding berotot yang fleksibel, memungkinkan organ ini
untuk mengembang saat urin ditampung dan berkontraksi saat urin dikeluarkan.
Otot-otot halus pada kandung kemih berperan penting dalam proses ini, memastikan
kapasitas penyimpanan optimal serta kelancaran pengosongan.
Fungsi utama kandung kemih adalah menyimpan urin sementara hingga proses
ekskresi berlangsung. Selain itu, kandung kemih mampu mengatur volume urin yang
dikeluarkan melalui kontraksi otot-otot dindingnya, bekerja sama dengan uretra
untuk memastikan pengosongan urin secara efisien. Struktur dan fungsi kandung
kemih yang adaptif ini mendukung proses ekskresi sekaligus menjaga keseimbangan
cairan tubuh.
Uretra
Uretra merupakan saluran terakhir dalam sistem urinaria yang bertugas
mengalirkan urin dari kandung kemih keluar dari tubuh. Struktur uretra bervariasi
antarspesies vertebrata, dengan panjang yang umumnya lebih besar pada jantan
dibandingkan betina. Perbedaan ini terutama berkaitan dengan fungsi tambahan
16