Page 34 - KATALOG DIGITAL SITUS PENGGING
P. 34

M A T E R I







          7. Kerajaan Mataram Islam

                           Pada  waktu  Sultan  Adiwijaya  berkuasa  di          Setelah  Sutawijaya  mangkat,  tahta  kerajaan
             Pajang,  Ki  Ageng  Pemanahan  dilantik  menjadi   diserahkan  oleh  putranya,  Mas  Jolang,  lalu
             adipati  di  Mataram  sebagai  imbalan  atas       cucunya  Mas  Rangsang  atau  Sultan  Agung.
             keberhasilannya   membantu   menumpas    Aria      Kehidupan  masyarakat  di  kerajaan  Mataram,
             Penangsang.   Sutawijaya,   putra   Ki   Ageng     tertata  dengan  baik  berdasarkan  hukum  Islam
             Pemanahan  diambil  anak  angkat  oleh  Sultan     tanpa  meninggalkan  norma-norma  lama  begitu
             Adiwijaya.  Setelah  Ki  Ageng  Pemanahan  wafat   saja.  Dalam  pemerintahan  Kerajaan  Mataram
             pada  tahun  1575,  Sutawijaya  diangkat  menjadi  Islam,  Raja  merupakan  pemegang  kekuasaan
             Adipati di Mataram.                                tertinggi, kemudian diikuti oleh sejumlah pejabat
                     Setelah menjadi Adipati, Sutawijaya ternyata  kerajaan.  Di  bidang  pengadilan,  dalam  istana
             tidak puas dan ingin menjadi raja yang menguasai   terdapat   jabatan   jaksa   yang   bertugas
             seluruh  Jawa,  sehingga  terjadilah  peperangan   menjalankan pengadilan istana.
             sengit  pada  tahun  1528  yang  menyebabkan               Kerajaan  Mataram  menggantungkan
             Sultan  Adiwijaya  mangkat.  Setelah  itu  terjadi  kehidupan  ekonominya  dari  sektor  agraris.  Hal
             perebutan  kekuasaan  di  antara  para  bangsawan  ini  karena  letaknya  yang  berada  di  pedalaman.
             Pajang  dengan  pasukan  Pangeran  Pangiri  yang   Akan  tetapi,  Mataram  juga  memiliki  daerah
             membuat  Pangeran  Pangiri  beserta  pengikutnya   kekuasan  di  daerah  pesisir  utara  Jawa  yang
             diusir  dari  Pajang,  Mataram.  Setelah  suasana  mayoritas  sebagai  pelaut.  Kebudayaan  yang
             aman,  Pangeran  Benawa  (putra  Adiwijaya)        berkembang pesat pada masa Kerajaan Mataram
             menyerahkan  tahtanya  kepada  Sutawijaya  yang    berupa seni tari, pahat, suara, dan sastra. Bentuk
             kemudian  memindahkan  pusat  pemerintahannya      kebudayaan  yang  berkembang  adalah  upacara
             ke  Kota  Gede  pada  tahun  1568.  Sejak  saat  itu  Kejawen  yang  merupakan  akulturasi  antara
             berdirilah Kerajaan Mataram.                       kebudayaan Hindu-Budha dengan Islam.






















               Gambar  Keraton  Surakarta  sebagai  peninggalan  Gambar  Masjid  Gede  Kauman  di  Yogyakarta
               Kerajaan Mataram Islam                            sebagai peninggalan kerajaan Mataram Islam
               Sumber: https://www.merdeka.com/                  Sumber: https://khazanahmasjid.com/










       31          Sejarah Lokal
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39