Page 4 - Dari Manager Jadi Bunda Preneur
P. 4
Manajer HRD jabatan yang banyak orang inginkan tetapi ingin saya
tinggalkan. Banyak orang yang menganggap saya aneh dan bodoh, ketika maraknya
PHK besar-besaran karena dampak dari covid-19, banyaknya perusahaan yang
gulung tikar sehingga menyebabkan semakin banyak pengangguran dan orang
mencari kerja, saya malah memutuskan untuk resign dan melepaskan gaji yang
cukup besar dan jabatan yang tinggi.
Berat memang untuk bisa
mengambil keputusan ini, dan
tidak mudah untuk benar-benar
bisa ikhlas melepaskan semuanya
ini, tetapi ketika hidayah itu
Allah berikan, semuanya serasa
mudah, semuanya terasa indah,
ada kenikmatan ketika kita melakukan ibadah di tengah malam sunyi, sepi dan
rintihan do’a-do’a dipanjatkan. Alhamdulillah saya sangat bersyukur Allah berikan
saya kesempatan untuk bisa memperbaiki diri jauh lebih baik lagi.
Ada 1 kejadian yang membuat saya merasa tertampar dan ingin benar-
benar hijrah untuk bisa lebih baik lagi dalam urusan agama. Ketika itu ada
seorang karyawan yang belum menikah, masih muda dan sehat, tiba-tiba
meninggal dunia dan pada saat itu almarhum meninggal dalam keadaan sedang
bekerja, semoga Allah tempatkan di surga-Nya. Aamiin.
Dari sini saya berpikir bahwa muda dan sehat bukan jaminan untuk kita
panjang umur, karena pada dasarnya syarat mati itu bukan sakit ataupun tua,
untuk itu saya selalu berusaha untuk menata kehidupan yang lebih baik lagi.

