Page 22 - MODUL AJAR pneumatik 2_Neat
P. 22

PERTEMUAN 2


               1.  Pengertian Elektro Pneumatik
                        Elektropneumatik adalah  gabungan  antara teknologi  elektrik  dan  pneumatik  dalam sistem

                  kontrol  dan  otomatisasi.  Ini  mengacu  pada  penggunaan  sinyal  listrik  untuk  mengontrol  dan
                  menggerakkan  komponen  pneumatik,  seperti  silinder  pneumatik,  katup  pneumatik,  dan  elemen
                  lainnya.  Dengan  elektropneumatik,  gerakan  mekanis  yang  dihasilkan  oleh  udara  terkompresi

                  dikendalikan oleh sinyal listrik, memungkinkan otomatisasi proses produksi, mesin industri, dan
                  sistem kontrol lainnya.

                        Prinsip dasar elektropneumatik melibatkan penggunaan solenoid valve, yang mengatur aliran

                  udara  ke  dan  dari  komponen  pneumatik,  seperti  silinder,  untuk  mengontrol  gerakan  linier  atau
                  gerakan lainnya. Sinyal listrik dikirim ke solenoid valve untuk mengubah posisi katup dan mengatur

                  arah dan kecepatan gerakan komponen pneumatik.

                        Sistem elektropneumatik sering digunakan dalam berbagai aplikasi industri, termasuk mesin
                  otomatis,  perakitan,  sistem  penanganan  material,  robotika,  dan  banyak  lagi.  Keuntungan
                  penggunaan elektropneumatik  meliputi  kecepatan  respons, kemampuan untuk mengatur  gerakan

                  dengan presisi, daya tahan yang baik, dan penggunaan sumber daya yang relatif murah seperti udara
                  terkompresi.

                        Seiring dengan perkembangan teknologi, elektropneumatik semakin dipadukan dengan sistem

                  pneumatik  dan  hidrolik  yang  lebih  canggih,  dikenal  sebagai  teknologi  mekatronika,  untuk
                  menciptakan sistem kontrol yang lebih kompleks dan efisien.

               2.  Komponen Elektro Pneumatik

                  a.  Relay
                            Relay  adalah  komponen  dalam  rangkaina  elektronika  yang  biasa  disebut  saklar  atau
                      switch  digunakan  untuk  mengontrol  sebuah  rangkaian  listrik  dengan  mengaktifkan  atau

                      menonaktifkan kontak saklar tersebut.  Adapaun komponen penyusun

                            Relay adalah Saklar (Switch) yang dioperasikan secara listrik dan merupakan komponen
                      Electromechanical (Elektromekanikal) yang terdiri dari 2 bagian utama yakni Elektromagnet
                      (Coil)  dan  Mekanikal  (seperangkat  Kontak  Saklar/Switch).  Relay  menggunakan  Prinsip

                      Elektromagnetik untuk menggerakkan Kontak Saklar sehingga dengan arus listrik yang kecil
                      (low power) dapat menghantarkan listrik yang bertegangan lebih tinggi.













                                                             20
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27