Page 24 - MODUL AJAR pneumatik 2_Neat
P. 24
sinyal – sinyal yang berasal dari perubahan suatu energi seperti energi listrik, energi fisika,
energi kimia, energi biologi, energi mekanik dan sebagainya. Suatu peralatan yang
memberitahukan kepada sistem kontrol tentang apa yang sebenarnya terjadi dinamakan
sensor atau juga dikenal sebagai transduser.
Sensor induktif mendeteksi keberadaan benda-benda logam dengan menghasilkan
medan elektromagnetik dan mendeteksi perubahan di medan ini. Sensor induktif terdiri dari
kumparan, osilator, rectifier (rangkaian detektor), dan rangkaian keluaran
Gambar 3. Sensor Proximity dan simbol
Sensor proximity induktif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
a. Semua material dengan daya hantar listrik tinggi dapat dideteksi oleh sensor ini. Selain
logam, juga graphite.
b. Obyek yang dapat dideteksi: bergerak atau diam
c. Obyek dengan luas permukaan yang besar lebih cepat dapat dibaca dari pada obyek
dengan luas permukaan yang kecil.
d. Digunakan paling besar sebagai sensor digital.
c. Sensor Proximity Kapasitif
Sensor kapasitif tidak hanya mereaksi benda-benda berpenghantar tinggi (seperti
logam) tetapi juga benda-benda isolator yang mempunyai kuat dielektrik tinggi (seperti
plastik, gelas, keramik cairan dan kayu). Sensor kapasitif terdiri dari probe kapasitif,
osilator, rectifier (rangkaian detektor), dan rangkaian keluaran. Sebuah kapasitor terbentuk
ketika dua konduktor listrik (plat), yang dipisahkan oleh bahan isolasi (dielektrik), yang
terhubung ke kutub yang berlawanan dari sumber tegangan.
Gambar 4. Simbol dan Bentuk Sensor Proximity Kapasitif
Sensor kapasitif dapat digunakan untuk mendeteksi level cairan melalui dinding tipis
dari wadah plastik atau kaca maka ketebalan dinding harus dibatasi agar sensor merespon
isinya saja. Selain itu sensor kapasitif cocok untuk mendeteksi bubuk, biji-bijian atau
22