Page 39 - BMH JATIM-MAJALAH MULIA EDISI FEBRUARI 2022 VERSI ONLINE
P. 39

ting keberadaan ‘pemimpin’ bag i   Krisis Kepemimpinan
              segerombolan binatang. Ia men-       Diakui apa tidak, umat Islam
              jadi penentram, pencipta damai/   saat ini tak ubahnya anak ayam
              keamanan, dan pengarah arah       kehila ngan induknya. Nasibnya
              bagi ang gota yang dipimpinnya.   mengenaskan.    Keselamatannya
                 Coba sekali-kali cari di internet/  terancam di sana-sini, musuh-mu-
              youtube, tentang bagaimana se-    suh dengan mudah memberi ter-
              ekor induk ayam berjibaku melin-  or.
              dungi anak-anaknya dari cengkra-     Di  lain  sisi,  umat  Islam  hanya
              man binatang pemangsa, seperti    bisa berteriak-teriak. Tapi teriakan
              elang dan ular.                   mere ka, sama sekali  tidak  mem-
                 Terlebih manusia, khususnya    berikan dampak  apapun  di mata
              orang-orang beriman. Kepemi-      lawan.
              mpinan ini mutlak adanya. Ada        Jangankan persoalan ekonomi,
              berapa banyak hukum Islam (had)   bahkan perkara yang paling men-
              yang tak bisa direalisasikan, di-  dasar, kaum muslimin pun tak ja-
              sebabkan    ketiadaan   kepemi-   rang mendapatkan rintangan. Ini
              mpinan yang mengakomudir pen-     sebuah gambaran, betapa kondisi
              egakkannya.                       saat ini cukup mengenaskan.
                                                   Lantas kepada siapa perkara
                 Sejak awal terbitnya Islam,    ini akan diajukan?
              konsep kepemimpinan ini telah
 HEWAN PUN    disampaikan. Bahkan  sepening-    sebagian umat Islam mencoba
                                                   Tidak ada. Yang muncul malah
                                   , tidak ada
              gal Nabi Muhammad
                                                menggandenga ‘tangan musuh’
              per kara yang diutamakan untuk
 BUTUH PEMIMPIN  segera diselesaikan, kecuali soal   untuk menjaga stabilitas, yang
                                                sejati nya musuh itu sendiri yang
              kepemimpinan setelah beliau. Pe-
                                                membuat. Sungguh suasana yang
              makaman  jasad Nabi  pun  belum
              dilaksanakan, sebelum kelarnya
              perkara satu ini.                 sa ngat memprihatinkan.
                                                   Lantas apa yang harus kita per-
                 Setelah     para     sahabat   buat?  Tak perlu menuntut  orang
              bermusya warah, dan menentu-      lain. Tapi, masing-masing individu
              kan pilihan jatuh pada Abu Bakr,   berjuang untuk melahirkan sang
              barulah pro ses penguburan Rasu-  pemimpin itu.
              lullah    dilaksanakan. Selepas itu,   Seriuslah dalam mendidik. Lak-
              Abu Bakr langsung bergerak ce-    sana Aaq Syamsuddin dan para
              pat, membenahi apa yang harus     ulama lainnya, yang serius mem-
              diselesaikan, termasuk menangani   bina Muhammad II yang kemudian
              pemberontakan dari berbagai       menjelma menjadi Sultan al-Fatih,
              daerah.                           yang mampu mewujudkan risalah
                 Singkat cerita, kedamaian, ke-  Nabi, terkait dengan pembebasan
              sejahteraan, kemajuan, semua      Konstantinopel.
              bisa dibangun dan dipertahan kan     Kepemimpinan adalah proyek
              pasca meninggalnya Rasulullah   ,   besar. Ia harus  dikerjakan ber-
              setelah para sahabat me netapkan   sama-sama. Berkolaborasi antar
              pemimpin selepas beliau. Pun      kaum muslimin,  harakah, ulama,
              demikian kondisi setelahnya dan   dll, menjadi keniscayaan, agar
              setelahnya,  hingga   runtuhnya   perjuangan   untuk   melahirkan
              sisitem kepemimpinan dalam Is-    pemimpin idaman itu terwujud.
              lam.                              Wallahu ‘alamu bish-shawab.*



                                                      Jumadil Akhir 1443/Februari 2022 | MULIA  35
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44