Page 91 - BMH JATIM-MAJALAH MULIA EDISI FEBRUARI 2022 VERSI ONLINE
P. 91
Kitab Zuhud). asa?”
Abu Darda’ termasuk di an- Beliau menjawab, “Jika de-
tara para sahabat Anshar yang mikian keadaanmu, maka iku-
arif dan cerdas. Dia adalah se- tilah orang-orang yang baru
orang pengumpul Al-Qur’an dan saja memanen hasil panennya,
meriwayatkan banyak hadits lalu ambillah sisa dari apa yang
Nabi. Juga banyak atsar dari Abu mereka bawa. Kemudian masak
Darda menjelaskan keutamaan dan makan, sehingga engkau
dan kelebihan orang yang men- tidak perlu meminta apa pun
cari ilmu. dari orang lain.” (dalam Kitab
Maka tidak heran jika ia Zuhud)
mengetahui dengan jelas hu- Bisnis dan Ibadah
kum-hakam dalam bisnis. De- Dari Khaitsamah bahwa Abu
ngan ilmu ia dapat membedakan Darda berkata, “Dahulu kala
apa yang Allah izinkan dan apa pada masa Jahiliyah aku adalah
yang dilarang Allah. Dari Abdur- seorang pedagang. Setelah ke-
rahman bin Abi Auf bahwa Abu datangan Islam aku berdagang
Darda berkata, “Seburuk-buruk dan beribadah. Tapi kedua-
makanan adalah harta anak ya- nya tidak bisa bersatu padaku.
tim, Seburuk-buruk mata penca- Kemudian aku melakukan iba-
harian adalah riba.” (dalam Kitab dah dan meninggalkan bisnis.”
Zuhud). (Kitab Zuhud Cahaya Qalbu
Meninggalkan Urusan Dunia karya Imam Ahmad bin Hanbal,
Saat di Masjid terjemah Kathur Suhardi).
Dari Sa’id bin Abdul Aziz, bah- Suatu ketika Khalifah Umar
wa Abu Darda mendengar se- bin Khattab mengunjungi ru-
seorang berkata kepada teman- mah Abu Darda di Syam untuk
nya di masjid, “Tukar seikat kayu mengetahui kondisi sahabatnya
bakar untuk barang ini.” tersebut.
Maka Abu Darda berkata, Tapi sungguh mengagetkan.
“Masjid tidak diramaikan dengan ternyata rumah Abu Darda ti-
kata-kata seperti itu.” dak dikunci. Kemudian Khalifah
Dari Amir, dari Abu Darda’ dia Umar masuk dan keadaan di
pernah berkata, “Jauhi pasar, dalam sangat gelap.
karena pasar bisa melelahkan.” Abu Darda bangkit dan me-
Dari Amr bin Maimun dari nyahut salam tamunya. Umar
ayahnya dari Ummu Darda’ dia terharu menyaksikan keadaan-
berkata, “Suatu ketika Abu Dar- nya, namun, Umar menyadari
da’ berkata kepadaku: Jangan Abu Darda hidup dalam kezuhu-
meminta apapun dari orang lain.” dannya, Ia hampir sepenuhnya
Ummu Darda’, “Bagaimana meninggalkan dunia dan keme-
jika aku dalam keadaan putus wahan.*
Jumadil Akhir 1443/Februari 2021 | MULIA 87

