Page 9 - Pendidikan Pancasila SMP Kelas VII
P. 9
Smart Learning
Informasi mengenai daftar ang-
gota BPUPK dapat kalian pindai
melalui QR Code berikut.
Smart Learning
Memuat situs-situs di internet yang
berhubungan dengan materi yang
dibahas dan dapat menambah wawasan
pengetahuan siswa terhadap materi yang
Sumber: https://bit.ly/497O4Uy
Sumber asli: https://bit.ly/409LyZY disampaikan.
Jawablah pertanyaan berikut
berdasarkan QR Code.
1. Berapa jumlah anggota
BPUPK?
2. Sebutkan anggota BPUPK
yang berasal dari Indone-
sia!
3. Sebutkan anggota BPUPK
yang berasal dari Jepang!
Tugas 1.6
Tugas
1. Bentuklah kelompok beranggotakan 4–5 orang.
Berisi sarana untuk melatih diri 2. Kemudian diskusikan dalam kelompok tentang usulan dari Mohammad Yamin, Mr. Supomo, dan Ir. Sukarno.
dan menunjang pencapaian Tuliskan perbedaan mendasar usulan dasar negara dari Mohammad Hatta, Supomo, dan Sukarno dengan
pendapat tokoh lainnya mengenai fundamen negara dalam sidang BPUPK.
hasil belajar yang optimal pada 3. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas agar mendapat tanggapan dari kelompok lain.
setiap bab dalam bentuk diskusi,
pengamatan, kunjungan, dan
kegiatan lainnya yang dilakukan
secara individu atau kelompok.
Soal Tantangan
Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPK dianggap selesai Apa yang menyebabkan perubahan sila Pertama
menjalankan tugasnya, selanjutnya dibentuklah PPKI. Pancasila dan siapa saja tokoh yang berperan dalam
PPKI bertugas mempercepat upaya persiapan terakhir perubahan tersebut? Jelaskan analisis kalian!
bagi pembentukan pemerintahan Indonesia merdeka. 2. Hasil sidang pertama PPKI, yaitu pembentukan
Soal Tantangan PPKI dipimpin oleh Ir. Sukarno dan Mohammad Hatta Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sebagai
sebagai wakilnya. Sidang pertama PPKI dilaksanakan badan pembantu Presiden. Jelaskan mengenai
Berisi soal-soal dengan tingkat kesulitan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan menetapkan UUD tugas dan fungsi Komite Nasional Indonesia Pusat
yang cukup tinggi. Di sini dibutuhkan NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara. (KNIP) tersebut!
analisis dan pemahaman pengetahuan Jawablah pertanyaan berikut! 3. Perumusan dan penetapan Pancasila setiap
tahapnya melibatkan berbagai unsur dan golon-
1. Salah satu hasil persidangan pertama PPKI adalah
yang kompleks, baik terhadap materi menetapkan dan mengesahkan naskah Piagam Jakar- gan. Sebutkan unsur-unsur dan golongan dalam
yang sedang dibahas maupun materi yang ta sebagai Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 dengan perumusan dan penetapan Pancasila!
beberapa perubahan pada sila pertama Pancasila.
pernah dipelajari.
Tokoh Siti Sukaptinah Sunaryo Mangunpuspito
Sumber: https://bit.ly/3MwO4nJ
Siti Sukaptinah lahir di Yogyakarta pada 28 Desember 1907. Beliau adalah anak seorang abdi
dalem bernama R. Sastrawecana. Semasa sekolah di Holandsch-Inlandsche School (HIS) Keputran
yang didirikan Sultan Hamengkubuwono VII, beliau aktif di Siswa Praja Wanita Muhammadiyah (cikal
bakal Aisyiyah). Setelah lulus dari HIS, Sukaptinah melanjutkan ke MULO Ngupasan dan aktif di Jong Java. Pada Tokoh
1924 beliau pindah ke Taman Guru, Taman Siswa, sampai dengan lulus tahun 1926. Beliau diajar langsung oleh
Ki Hadjar Dewantara dan istri. Pada 1929 beliau menikah dengan Sunaryo Mangunpuspito, pria yang dikenalnya Memuat profil seseorang yang pemikiran
ketika sama-sama menjadi aktivis Jong Java. atau karyanya memengaruhi jalannya
Dalam sejarah gerakan perempuan, Siti Sukaptinah dikenal sebagai aktivis organisasi perempuan pada masa
kolonial. Beliau adalah anggota kelompok nasionalis Islam Jong Islmieten Bond Dames Afdeling (JIBDA) dengan latar sebuah peristiwa penting dan berpengaruh
belakang pendidikan nasionalis. Beliau juga aktif di dalam Kongres Perempuan Indonesia I pada 1928. Sukaptinah, dalam perkembangan ilmu pengetahuan.
merupakan aktivis Jong Islamieten Bond yang juga berpartisipasi aktif dalam Kongres Perempuan I–IV dengan
memberikan arti yang penting melalui ranah politik. Beliau juga pernah duduk di parlemen di Semarang sebagai
wakil perempuan dengan pemikiran politiknya tentang pentingnya perempuan secara tegas memperjuangkan
hak pilih dan keterwakilan perempuan di parlemen.
Kelengkapan Buku vii