Page 30 - E-MODUL SISTEM KOORDINASI KELAS XI SEMESTER 2_Neat
P. 30
MENU UTAMA
Sistem Saraf Tepi
Saraf Menurut karakteristik kerjanya, sistem saraf tak
Otonom sadar terbagi atas dua saraf, meliputi saraf simpatik
dan saraf parasimpatik.
Masing-masing saraf ini dapat bekerja pada organ
yang sama, namun kerja yang dilakukan saling
berlawanan (antagonis). Sebagai contoh, saat saraf
simpatik memengaruhi sebuah organ untuk
meningkatkan aktivitas organ tertentu, justru saraf
parasimpatik malah menurunkannya.
Menyempitkan pupil Melebarkan pupil
Menghasilkan air liur Mengurangi
produksi air liur
Menyempitkan Melebarkan saluran
saluran pernapasan pernapasan
Memperlambat detak Mempercepat detak
jantung jantung
Mengurangi
Merangsang kerja rangsangan kerja
lambung
lambung
Mengendalikan Melepaskan gula
gula darah,
menghasilkan darah, mengurangi
produksi empedu produksi empedu
Merangsang kerja Mengurangi kerja
usus usus
Melepaskan
kelenjar adrenalin
Menghasilkan urine & noradrenalin
Sumsum Tulang
Belakang Menghentikan urine
Merangsang organ intim Membuat penis ejakulasi dan
otot vagina berkontraksi
Gambar 9. Bagan Simpatik dan Parasimpatik
Sumber: hellosehat.com
BACK NEXT

