Page 32 - E-MODUL SISTEM KOORDINASI KELAS XI SEMESTER 2_Neat
P. 32
MENU UTAMA
Mekanisme Penghantaran
Impuls Saraf
Penghantaran Impuls Saraf
melalui Membran Plasma
Gambar 10. Bagan Mekanisme Penghantaran Impuls Melalui Membran Plasma
Sumber: Rochmah et al., 2009, p. 255
Apabila tidak terdapat rangsangan atau Kemudian, apabila neuron dirangsang
neuron dalam keadaan istirahat, sitoplasma di dengan kuat, permeabilitas membran
dalam membran plasma bermuatan listrik plasma terhadap ion Na+ berubah
negatif, sedangkan cairan di luar membran meningkat. Peningkatan permeabilitas
bermuatan positif. Keadaan yang demikian membran ini menjadikan ion Na+
dinamakan polarisasi atau potensial istirahat. berdifusi ke dalam membran, sehingga
Perbedaan muatan ini terjadi karena adanya muatan sitoplasma berubah menjadi
mekanisme transpor aktif yakni pompa positif. Fase seperti ini dinamakan
natrium-kalium. Konsentrasi ion natrium (Na+ depolarisasi atau potensial aksi.
) di luar membran plasma dari suatu akson Sementara itu, ion K+ akan segera
neuron lebih tinggi dibandingkan konsentrasi berdifusi keluar melewati membran
di dalamnya. Sebaliknya, konsentrasi ion plasma. Fase ini dinamakan
kalium (K+ ) di dalamnya lebih besar dari pada repolarisasi. Perbedaan muatan pada
di luar. Akibatnya, mekanisme transpor aktif bagian yang mengalami polarisasi dan
terjadi pada membran plasma. depolarisasi akan menimbulkan arus
listrik.
BACK NEXT

