Page 50 - E-Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Problem Based Learning pada Materi Fluida Statis
P. 50
E
E-MODUL PEMBELAJARAN FISIKA-MODUL PEMBELAJARAN FISIKA
BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN ERBASIS MODEL PEMBELAJARAN
B
PROBLEM BASED LEARNINGROBLEM BASED LEARNING
P
Keterangan:
ρ = Massa Jenis Fluida (g/cm³ atau kg/m³)
f
V = Volume Benda yang Tercelup Dalam Fluida (m³)
bf
w = Berat Benda di Udara (N)
Udara
w = Berat Benda di Air (N)
Air
m = Massa Fluida (kg)
f
F = Gaya Apung (N)
a
Untuk zat gas seperti udara, massa jenis udara sangat kecil sehingga gaya apung
udara sangat lemah. Namun demikian dalam dunia teknis, misalnya kalibrasi massa
anak timbangan, gaya apung udara sangat diperhitungkan. Gaya apung udara dalam
hal ini dikenal sebagai efek Buoyancy.
Agar dapat memahami materi mengenai hukum Archimedes sesuai dengan
penjelasan di atas, silakan menonton video yang disajikan berikut ini.
Sumber: https://youtu.be/ZIdhNkGc-20?si=OJq1PUx5PbI4tY_8
Hukum Archimedes juga menjelaskan fenomena terapung, melayang dan
tenggelamnya suatu benda yang tercelup dalam fluida. Setiap benda yang tercelup
dalam fluida pasti mengalami gaya angkat/gaya apung dari fluida itu sendiri. Besarnya
gaya apung dari fluida akan mempengaruhi posisi benda dalam fluida. Apakah yang
di maksud dengan fenomena terapung, melayang dan tenggelam? Berikut penjelasan
mengenai ketiga hal tersebut.
1) Terapung
Gambar 2.9 menunjukkan benda yang terapung dalam air. Pada saat terapung,
besar gaya apung F sama dengan berat benda. Pada kondisi tersebut, hanya
a
sebagian volume benda yang tercelup di dalam air, sehingga volume air yang
dipindahkan lebih kecil daripada volume total benda.
FLUIDA STATISLUIDA STATIS
F 42 42
untuk SMA Kelas XI Fase Fntuk SMA Kelas XI Fase F
u