Page 4 - TUGAS P.3 PEREKONOMIAN INDONESIA
P. 4

BAB I

                                                    PENDAHULUAN
               1.1 Latar belakang

                       Risiko merupakan bagian dari kehidupan kerja individual maupun organisasi. Dalam dunia ini
               pastinya kita sering mendengar risiko yang ada didalam kehidupan sehari hari. Berbagai macam risiko
               yang  ada  didalam  kehidupan  kita  contohnya  seperti,  risiko  kebakaran,  risiko  kebanjiran  ,  risiko
               kehilangan dan lain sebagainya. Risiko dikaitkan dengan kemungkinan kejadian atau keadaan yang
               dapat mengancam pencapaian tujuan dan sasaran organisasi. Sebagaimana yang kita tahu bahwa tujuan
               perusahaan ialah membangun dan memperluas keuntungan kompetitif organisasi.
                       Oleh sebab itu risiko sangat perlu diolah karena risiko mengandung biaya yang tidak sedikit.
               Bayangkan  suatu  kejadian  dimana  suatu  perusahaan  sepatu  yang  mengalami  kebakaran.  Kerugian
               langsung yang didapat dalam peristiwa tersebut adalah kerugian finansial akibat aset yang terbakar
               seperti Gedung, material, barang setengah jadi, barang jadi yang siap jual. Namun juga bisa dilihat dari
               berapa  banyaknya  kerugian  yang  di  terima,  seperti  berapa  lama  perusahaan  tersebut  tidak  dapat
               beroperasi selama beberapa bulan sehingga menekan arus kas. Ini dapat mengakibatkan perusahaan
               mengalami costdown. Akibat lain nya adalah keterlambatan pembayaran hutang piutang kepada vendor,
               karena  berhentinya  arus  kas  yang  akhirnya  akan  menurunkan  kreadibilitas  dan  hubungan  baik
               perusahaan dengan patner bisnis tersebut.

                       Risiko terhubung dengan ketidakpastian yang terjadi karena kurangnya dan ketidak tahuannya
               informasi  yang  cukup  tentang  terjadinya sesuatu  yang  tidak  pasti  (uncertain)  dapat mengakibatkan
               keuntungan atau kelebihan. Menurut Wideman, ketidakpastian yang dapat menimbulkan kemungkinan
               menguntungkan  dikenal  dengan  istilah  peluang  (opportunity),  sedangkan  ketidakpastian  yang
               menimbulkan  akibat  yang  merugikan  disebut  dengan  istilah  risiko  (risk).  Dalam  beberapa  tahun
               terakhir, manajemen risiko menjadi trend utama baik dalam perbincangan, praktik, maupun pelatihan
               kerja. Hal ini secara konkret menunjukan pentingnya manajemen risiko dalam bisnis masa kini.

                       Risiko  dapat  dikurangi  dan  bahkan  dihilangkan  melalui  manajemen  risiko.  Peran  dari
               manajemen risiko sendiri di harapkan dapat mengantisipasi terjadinya risiko yang sangat berlebihan
               yang dapat membuat membuat perusahaan gulung tikar, oleh sebab itu kita perlu melakukan hal- hal
               Yng lebih terarah.



               1.2 Batasan Masalah

                   Dalam makalah ini penulis membatasi permasalahan yang akan disajikan dimana hanya mencakup
               tentang:

               1. Bagaimana menentukan tingkat kerugian ?

               2. Bagaimana dimensi resiko yang harus diukur ?
               3.  Bagaimana mengukur risiko dengan distribusi propabilitas…?

               4. Bagaimana konsep propabilitas?
               5. Bagaimana taksiran tentang propabilitas?







                                                                                                         4
   1   2   3   4   5   6   7   8   9