Page 10 - BAB 4
P. 10
Kegiatan Pembelajaran
Hukum-Hukum Newton Tentang Gerak
A. Uraian Materi
1. Wahyu Memadu Ilmu
Jika benda tersebut ingin bergerak, harus ada gaya yang mengenainya. Itu juga diajarkan dalam
Islam. Untuk membuat suatu pergerakan atau kemajuan dalam hidup, dibutuhkan pula gaya.
Dorongan dari diri sendiri atau dari orang lain. Sebagaimana fiman Allah dalam penggalan ayat 11
pada Surah Ar-Ra’d yang berbunyi:
َ
ْ ﻢﻬ ِ ﺴ ُ ﻔْﻧﺄ ِ ﺑ ﺎﻣ اوُﺮ ﱢ ﻴ َ ﻐُﻳ ﻰﱠﺘَﺣ ٍم ْ ﻮ َ ﻘ ِ ﺑ ﺎﻣ ُﺮ ﱢ ﻴ َ ﻐُﻳ ﻻ َﷲ ﱠ نإ ِ
ِ
Artinya: Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum sampai mereka merubahnya
sendiri.
Allah memang Maha Kuasa dapat merubah nasib semua orang dan semua kaum. Akan tetapi,
hidup ini realistis. Benda tidak akan bergerak jika tidak dikenai gaya. Begitu pula hidup, tidak akan
bergerak bahkan maju jika tidak kita beri gaya. Benda akan tetap bergerak pada kecepatan awal
jika tidak dikenai gaya. Hidup juga akan tetap berjalan datar dan biasa saja jika tidak kita beri gaya
yang lebih.
semakin besar gaya yang kita berikan maka pergerakan benda semakin besar. Begitu juga
pergerakan hidup, semakin besar gaya yang kita berikan pada hidup kita, maka pergerakan dan
kemajuan hidup kita akan lebih cepat. Sebagai, sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Jatsiyah
ayat 22 yang berbunyi:
َ
َ نﻮ ُ ﻤﻠ ْ ﻈُﻳ ﻻ ْ ﻢُﻫ َو ْ ﺖ َ ﺒ َ ﺴ َ ﻛ ﺎﻤ ِ ﺑ ٍﺲ ْ ﻔ َ ﻧ ﱡﻞ ُ ﻛ ىﺰْﺠُﺘِﻟ َو ﱢ ﻖَﺤﻟﺎ ِ ﺑ َ ضْرَ ْ ﻷا َو ِ تاوﺎﻤ ﱠ ﺴﻟا ُﷲ َ ﻖﻠَﺧ َو
َ
ْ
Artinya: Dan Allah menciptakan langit dan bumi dengan tujuan yang benar, dan agar setiap jiwa
diberibalasan sesuaiapa yang dikerjakannya dan mereka tidak akan dirugikan.
Allah maha adil dan bijaksana. Benda akan bergerak lebih cepat jika diberi gaya yang lebih. Begitu
pula hidup, akan lebih cepat begerak dan maju jika diberikan gaya yang lebih besar. Tidak akan
ada yang dirugikan.