Page 74 - EBOOK BIOLOGI SMA KELAS X
P. 74

paku lainnya (selaginellales, Hydropteridales) protalliumnya tidak sama besar dan berumah

               dua.  Pemisahan  jenis  kelamin  telah  terjadi  pada  pembentukan  spora,  yang  selain  berbeda
               jenis kelaminnya pun berbeda ukurannya.

                -  Yang  besar,  mengandung  banyak  makanan  cadangan  dinamakan  makrospora  atau
                    megaspora,  dan  terbentuk  dalam  makro  atau  megasporangium,  dan  pada  waktu

                    perkecambahan  tumbuh  menjadi  protalium  yang  agak  besar  yang  mempunyai
                    arkegonium. Protalium ini dinamakan Makroprotalium atau protalium betina.

                -  Yang kecil dinamakan mikrospora dan dihasilkan dalam microsporangium. Mikrospora

                    akan  tumbuh  menjadi  mikroprotalium  atau  protalium  jantan.  Padanya  terdapat
                    anteridium selain jenis – jenis paku homospor dan heterospor, ada pula jenis – jenis paku

                    yang  sporangiumnya  mengasilkan  spora  yang  sama  besar,  tetapi  berbeda  jenis

                    kelaminnya. Tumbuhan paku dengan sifat demikian itu  sebagai bentuk peralihan anatara
                    yang isospor dan heterospor.

               Berdasarkan sfat sporanya, pteridophyta dapat dibedakan dalam isospor yang heterospor dan
               yang  berbentuk  peralihan,  akan  tetapi  pembagian  ini  tidak  mencerminkan  jauh  dekatnya

               hubungan kekerabatan.
                       Daur  hidup  tumbuhan  paku  homospora  berawal  dari  spora  yang  tumbuh  menjadi

               protalium. Protalium akan menghasilkan anteridium dan arkegonium. Anteridium merupakan

               bagian yang akan menghasilkan spermatozoid sedangkan arkegonium menghasilkan ovum.
               Jika terjadi fertilisasi antara spermatozoid dan ovum, maka akan terbentuk zigot yang bersifat

               diploid  (2n).  Zigot  akan  terus  tumbuh  dan  berkembang  menjadi  tumbuhan  paku  dewasa.
               Tumbuhan paku dewasa akan berkembangbiak dengan menghasilkan spora kembali. Spora

               tumbuhan paku berada dalam sporangium dan dihasilkan pada organ daun khusus penghasil
               spora yang disebut sporofil.


                       Berdasarkan jenis sporanya, tumbuhan paku dibagi atas :


                   1.  Paku Homospor/Isospor

                       -  Spora yang dihasilkan sama ukuran dan jenisnya
                       -  Prothalium menghasilkan anteridia dan arkegonia

                       -  Contoh : Nephrolepis, Lycopodium, Drymoglossum
                   2.  Paku Heterospor

                       -  Spora yang dihasilkan berbeda ukuran, masing – masing ukuran berbeda jenisnya.

                          Spora  berukuran  besar  (makrospora/megaspora)  tumbuh  menjadi  prothallium




                                                                                                       73
   69   70   71   72   73   74   75   76   77   78   79