Page 47 - MATERI ETIKA-INTERNET DI KELAS_Neat
P. 47

Selain itu, perkembangan teknologi juga membuka peluang bagi kelompok-kelompok tertentu
               untuk mengeksploitasi pengguna internet, seperti dengan menyebarkan berita palsu (hoaks),

               perundungan online (cyberbullying), atau bahkan melakukan tindakan terorisme di dunia maya.
               Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya keamanan digital dan pemahaman terhadap risiko
               siber  menjadi  sangat  penting  bagi  setiap  individu  yang  aktif  di  dunia  digital,  agar  bisa
               melindungi diri dari potensi ancaman yang ada.



























               Untuk menangkal kejahatan digital, khususnya penipuan digital dengan berbagai modus, maka
               kita perlu pemahaman dan peningkatan literasi digital dalam kerangka ketahanan keamanan
               digital.  Dalam  dunia  yang  semakin  tergantung  pada  teknologi,  penting  bagi  setiap  individu
               untuk  memiliki  pengetahuan  dan  keterampilan  yang  memadai  dalam  mengidentifikasi  dan
               menghadapi  ancaman  siber.  Peningkatan  literasi  digital  ini  bertujuan  agar  masyarakat  dapat
               membedakan  antara  informasi  yang  benar  dan  yang  berpotensi  menipu  atau  berbahaya.
               Minimal, kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap pengguna internet adalah:


                   1.  Kemampuan Analisis: Kemampuan untuk memahami dan menganalisis informasi yang
                       diterima di dunia digital. Misalnya, mengidentifikasi tanda-tanda email atau situs web
                       palsu yang dapat digunakan untuk phishing atau penipuan. Pengguna harus bisa melihat
                       kejanggalan atau ketidaksesuaian dalam informasi yang diterima, seperti link yang tidak
                       sesuai atau permintaan data pribadi yang mencurigakan.

                   2.  Kemampuan  Verifikasi:  Kemampuan  untuk  memverifikasi  kebenaran  informasi  yang
                       ditemukan  di  internet.  Sebelum  membagikan  atau  mempercayai  suatu  informasi,

                       penting  untuk  memeriksa  sumber  informasi  tersebut,  mencari  bukti  yang  valid,  dan
                       memastikan  bahwa  informasi  itu  berasal  dari  sumber  yang  tepercaya.  Misalnya,


                                                             43
   42   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52