Page 19 - E-BOOK_HKI
P. 19
Komposisi tanaman nipah mempengaruhi keanekaragaman hayati di lokasi hutan
mangrove seperti keanekaragaman jenis burung dan jenis arhropoda yang bermanfaat
sebagai sumber makanan burung.
2. Musa sp.
Famili : Musa
Nama Ilmiah : Musa sp.
Nama Lokal : Pisang
Sumber : Dokumentasi pribadi, 2021
Tanaman pisang adalah tanaman terna besar, ttahunan dengan rimpang dan
serat. Tanaman pisang komersial tingginya sekitar 2-9 m, dan tanaman pisang liar
tingginya 1-15 m. Tanaman pisang memiliki batang yang bergerombol dan tumbuh
berkelompok. Daunnya lebar, lonjong-lanset, dan terkadang berlilin, tangkai daun
memiliki sisi yang tajam, tegak atau melengkung, dan batangnya berduri dan terhubung
membentuk batang semu. Bunga muncul di ujung batang semu. Bunganya berkelamin
tunggal. Biasanya terkulai, setengah menjuntai, atau berdiri tegak. Braktea melingkar
bersama dan sedikit berbulu. Setiap bract terdiri dari satu hingga dua baris bunga.
Bunga jantan biasanya jatuh dengan bracts, sedangkan bunga betina terletak di bagian
bawah berisi ovarium. Buahnya berdaging, lunak, manis, sedikit sepat, asam, dan
terkadang berbiji. Bijinya berwarna coklat sampai hitam, berbentuk batang, bulat atau
pipih (Nasution, 2001). Tanaman pisang dapat tumbuh di kawasan yang beriklim tropis,
berasal dari Asia Tenggara termasuk Indonesia. Tanaman pisang dapat tumbuh dengan
baik di dataran rendah dengan kelembaban yang cukup. Media tanam pisang yang baik
yakni di daerah berair seperti rawa, tidak tahan di kondisi yang berangin kencang
sehingga menyebabkan daun robek sedangkan di tempat teduh tanaman pisang akan
lebih kurus, daun dan anaknya mengecil (Sutriana, 2018).
Pisang ini ditemukan berada di area sungai sekitar kawasan mangrove
Wonorejo Surabaya dengan kerapatan 0,11 Ka. Komposisi tanaman nipah
mempengaruhi keanekaragaman hayati di lokasi hutan mangrove seperti
keanekaragaman jenis burung dan jenis arhropoda yang bermanfaat sebagai sumber
makanan burung.
15