Page 38 - E-MODUL (210 × 297 mm)
P. 38
PROSES PEMBENTUKAN NKRI
a. Pembentukan kelengkapan pemerintahan
Pada tanggal 18 Agustus 1945, PPKI Dalam sidang kedua, PPKI
mengadakan sidang pertama di Gedung menghasilkan keputusan, antara lain
Kesenian Jakarta. Sidang dipimpin oleh Ir. sebagai berikut:
Soekarno dan Drs. Mohammad Hatta 1) Menetapkan dua belas kementerian
yang membantu tugas presiden dalam
sebagai wakilnya. Anggota sidang PPKI pemerintah.
sebanyak 27 orang. 2) Membagi wilayah Republik Indonesia
Melalui pembahasan secara musyawarah, menjadi delapan provinsi, yaitu
sidang mengambil keputusan penting, Provinsi Sumatra, Provinsi Jawa
antara lain sebagai berikut: Barat, Provinsi Jawa Tengah,
1) Mengesahkan Undang-Undang Dasar Provinsi Jawa Timur, Provinsi Sunda
1945 sebagai konstitusi RI. Kecil, Provinsi Maluku, Provinsi
2) Memilih presiden dan wakil presiden, Ir Sulawesi, dan Provinsi Kalimantan
Soekarno sebagai Presiden RI dan Drs.
Mohammad Hatta sebagai wakil presiden
RI.
3) Tugas Presiden untuk sementara waktu b. Pembentukan Komite
dibantu oleh Komite Nasional. Nasional Indonesia
PPKI kembali mengadakan sidang pada
tanggal 22 Agustus 1945 yang
memiliki agenda pokok tentang
rencana pembentukan Komite
Nasional dan Basdan Keamanan
Rakyat. Komite Nasional dibentuk di
seluruh Indonesia dan berpusat di
Jakarta. Tujuannya sebagai
penjelmaan tujuan dan cita-cita
bangsa Indonesia untuk
menyelenggarakan kemerdekaan
Indonesia yang berdasarkan
PPKI melanjutkan pekerjaannya guna kedaulatan rakyat.
melengkapi berbagai hal yang
diperlukan bagi berdirinya negara
dengan melaksanakan sidang pada
tnggal 19 Agustus 1945.
38