Page 21 - E-Modul Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit_Neat
P. 21
BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING
(a) (b)
Gambar 2. Perbedaan daya hantar listrik suatu larutan
(sumber : Chang, 2008)
Jika elektroda dicelupkan ke dalam larutan elektrolit, maka lampu akan menyala.
Lampu menyala merupakan ciri bahwa larutan tersebut dapat menghantarkan arus
listrik atau bersifat sebagai konduktor listrik. Akan tetapi, jika elektroda dicelupkan
ke dalam larutan nonelektrolit, maka lampu tidak akan menyala. Ketidakmampuan
larutan nonelektrolit menyalakan lampu merupakan ciri bahwa larutan tersebut tidak
dapat menghantarkan arus listrik.
Hal lain yang dapat diamati untuk membedakan larutan elektrolit dan
nonelektrolit adalah ada tidaknya gelembung gas pada saat pengujiannya
menggunakan elektrolit tester. Pada larutan elektrolit muncul gelembung gas,
sedangkan larutan nonelektrolit tidak menghasilkan gelembung gas. Agar Ananda
lebih paham terkait perbedaan daya hantar listrik larutan, silahkan Ananda simak
video demonstrasi berikut ini!
Percobaan daya hantar listrik beberapa larutan
Tujuan: peserta didik dapat membedakan gejala larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Alat dan Bahan
Alat : Bahan :
1. Baterai 1 buah 1. Larutan glukosa (C6H12O6)
2. Gelas kimia 2 buah 2. Larutan garam (NaCl)
3. Bola lampu kecil 1 buah 3. Larutan asam asetat (CH3COOH)
4. Baterai 1 buah
KIMIA | KELAS X SMA/MA 13

