Page 20 - modul evolusi_Neat
P. 20

BAB III

                                                      KESIMPULAN

                                      Evolusi dapat digambarkan sebagai perubahan pada makluk hidup

                               di  bumi, dan permulaan keberadaan sel-sel  sederhana sehingga akhirnya
                               terbentuk makluk hidup yang beragam seperti sekarang. Proses perubahan

                               ini berlangsung secara lambat, berlangsung lama, dan terus menerus. Teori
                               asal usul kehidupan di bumi dapat dijelaskan melalui :


                               a. Teori kosmozoa (kehidupan berasal dari moleiku-moleikul organik yang

                               datang dari planet)

                               b. Teori biogenesis (kehidupan berasal dari makluk hidup sebelumnya)


                               c. Teori abiogenesis (kehidupan berasal dari makluk tak hidup)

                               d. Teori evolusi kimia (kehidupan di bumi berawal dari adanya reaksi-reaksi

                               kimia antara zat-zat anorganik seperti CH4 , H2 , NH3 , dan H2 O pada

                               atmosfer  purba  dengan  bantuan  energi  tinggi  dari  halilintar  dan  sinar
                               kosmis, terbentuklah zat organik sederhana).


                               e. Teori evolusi biologi (kehidupan muncul dari lautan yang dikenal dengan
                               nama  “sup  purba”  melalui  pembentukan  senyawa-senyawa  organik  dari

                               senyawa-senyawa sederhana, seperti H2O, CO2, CH4, NH3, dan H2).

                                Terdapat beberapa bukti yang membantu yang menjelaskan adanya evolusi,

                               diantaranya:


                               A. Bukti kesaksian tak langsung

                                1. Fosil


                                2. Morfologi perbandingan

                                a. Analogi


                                b. Homologi










                                                              13
   15   16   17   18   19   20   21   22   23