Page 47 - The Survifers - XII IPS 2 - Paperslab
P. 47
pertama, alhasil dari hasil pembagian raport kemarin kena marah sama
mama,marahnya mama lebih ke kecewa sih sebenarnya Aku juga ngerasa
gagal jadi anak tapi yah mau gimana lagi?Aku juga udah berusaha tapi hasilnya
mengkhianati,siklusnya begitu kadang kita di atas kadang di bawah kan.
Menurutku peringkat tidak terlalu penting,yang penting enggak merah
di raport gitu aja sih,tapi dari pandangan kedua orang tua ku dan pandangan
orang lain peringkat sangat teramat penting.
“Peringkat kamu kok turunnya jauh banget,Pasti ini Karena Sering
Main hp,Terus Udah Bergaul Sama Anak-anak Yang Enggak Bener Kan” Kata
Mamah ku
“Iya Nak,Papa Heran Sama Kamu Kok turunnya Jauh Banget, biasanya
Juga Kalau Turun Paling Cuman 2 Atau 3” Lanjut Papah ku
Orang tua ku tidak menuntut tapi mereka hanya menginginkan
yang terbaik untuk anaknya jadi tidak salah waktu itu mereka kecewa
padaku, Tapi inilah diriku Seorang Anak yang jarang sekali Mendapat
apresiasi,hidup biasa saja, Seperti Tidak Memiliki Ambisi, Sewaktu Gagal
Hanya Akan mengulang dan memperbaiki sendiri,Sewaktu Menjadi Juara
hanya akan diam Tak bersuara.
Waktu itu hanya kata maaf yang aku lontarkan kepada kedua orang tua
ku,wajar saja mereka kecewa karena ini semua salah ku.Tapi aku rasa salah
satu penyebab turunnya peringkat ku karena,terlalu banyak memikirkan hal-hal
yang tidak seharusnya aku pikirkan
Aku tipe orang yang sangat perasa dan memikirkan segala hal,padahal
itu sebenarnya tidak terlalu penting tapi entah kenapa aku selalu berkelahi
dengan pikiran ku sendiri.
Mulai dari sifat guru Saja sudah membuat ku muak ingin secepatnya
Lulus. Tiap hari Ngeluhnya Gitu aja,Sejak Masuk SMA semuanya berubah,
dulu aku takut banget kalau enggak masuk sekolah,se excited itu aku ke
sekolah, sekarang aku muak banget ke sekolah karena lingkungannya udah
beda banget,semalas itu untuk dateng dan berinteraksi sama orang-orang yang
enggak sepemikiran sama kita.
Time keeps running Aku Tetap bersekolah Seperti biasanya Tidak ada
Moment Spesial Yang aku rasakan,Masa SMA ku Di penuhi dengan tekanan
batin,Enggak bisa ngerasain Masa SMA yang Sebenarnya.
Dulu Awal masuk kelas 10 Aku bersemangat sekali untuk sekolah
Sampai- sampai Aku selalu aktif dalam mengikuti Lomba 17 Agustus Yang di
adakan Waktu itu,Naik kelas 11 rasanya Rasa semangat ku semakin berkurang,
Apalagi Pas Naik Kelas 12 entah hilang Kemana Rasa semangat ku yang dulu
37