Page 13 - Biru Putih Modern Modul Pembelajaran Sampul A4 Dokumen
P. 13
3. Nukleus/ Inti Sel
Nukleus biasanya berbentuk oval atau bulat ang
berada di tengah-tengah sel. Di dalam inti sel
(nukleus) terdapat (nukleolus) dan benang
kromosom. Cairan ini tersusun atas air, protein,
dan mineral. Kromosom merupakan pembawa
sifat menurun yang di dalamnya terdapat DNA
(deoxyribonucleicacid) atau RNA
(ribonucleicacid). Inti sel (nukleus) diselubungi
membrane luar dan dalam yang terdiri atas
nukleoplasma dan kromosom. Nukleus berfungsi
sebagai pusat pengatur kegiatan sel. Fungsi
Nukleus
•Pusat kendali metabolisme sel
•Penyimpanan informasi gen sel berupa DNA
•Replikasi DNA dan sintesis protein
•Pengatur ekspresi gen-gen tertentu
•Mengatur pembelahan sel
Membran nukleus/selaput inti: membatasi daerah nukleus dengan sitoplasma. Membran nukleus
tiga kali lebih tebal dari membran sel. Melalui pori-pori, berbagai zat/bahan keluar masuk dari
dan ke dalam nukleus. Membran nukleus melindungi kromosom agar tidak bercampur dengan
molekul besar dari sitoplasma. Pada permukaan luar membran nukleus banyak melekat ribosom
dan sering berhubungan dengan retikulum endoplasma (RE) kasar maupun halus.
Nukleoplasma/cairan inti: cairan yang terdapat dalam nukleus. Terdapat enzim, protein,
nukleotida, ion, dan kromatin. Kromatin merupakan bahan nukleus yang berisi asam
deoksiribonukleat atau DNA. Selama pembelahan nukleus, kromatin berubah menjadi
kromosom.
Nukleolus: Memiliki ukuran bervariasi pada tiap sel. Didalam nukleolus terjadi sintesis berbagai
macam molekul asam ribonukleat (RNA) yang akan digunakan untuk aktivitas sintesis protein
dan pembentukan ribosom