Page 6 - Biru Putih Modern Modul Pembelajaran Sampul A4 Dokumen
P. 6
Mineral
Mineral adalah komponen struktural sel yang berfungsi dalam pemeliharaan fungsi dan kerja
metabolisme, pengaturan enzim, menjaga keseimbangan asam dan basa. Di dalam sel,
mineral ada yang terkandung dengan jumlah yang besar (makroelemen) dan dalam jumlah
sedikit (mikroelemen. Beberapa contoh mineral makroelemen misalnya kalsium, magnesium,
fosfor, klor,natrium, dan belerang. Sedangkan contoh mineral mikroelemen antara lain zat
besi, yodium, seng, kobalt, fluorin.
Sel Prokariotik dan Sel Eukariotik
Sel Prokariotik
Prokariotik berasal dari bahasa Yunani, pro = sebelum, karyon = inti adalah sel yang belum
memiliki nukleus atau tidak memiliki membran inti yang memisahkan materi genetik di inti sel
dengan bagian sel lainnya. Golongan sel prokariotik adalah Bakteri, dan Alga Hijau Biru
(cyanobakteria). Materi genetik (DNA) pada sel prokariotik tampak terkosentrasi pada suatu
tempat yang disebut nukleoid Ukuran 1-10 mikrometer Hampir semua prokariotik mempunyai
dinding sel DNA berbentuk sirkuler atau disebut nukleoid. Diluar nukleoid terdapat sirkuler
lain dengan ukuran yang lebih kecil yang disebut plasmid Struktur sangat sederhana, tidak
memiliki banyak organel sel Struktur umum prokariotik : Dinding Sel, Membran plasma,
Sitoplasma (DNA&RNA, ribosom, mesosom).