Page 32 - E-BOOK FISIKA TEKANAN ZAT CAIR
P. 32

Hukum Bernoulli tidak hanya berlaku untuk fluida cair seperti air,

                        tetapi juga untuk fluida gas seperti udara, hal ini berarti prinsip dasar
                        Hukum Bernoulli dapat diaplikasikan dalam banyak situasi yang berbeda,

                        mulai dari mengontrol aliran udara di dalam pesawat terbang hingga

                        merancang sistem ventilasi di dalam gedung. Hukum Bernoulli dapat

                        digunakan untuk menjelaskan mengapa pesawat terbang dapat terangkat ke

                        udara. Sayap pesawat memiliki bentuk yang khas dengan bagian atas yang
                        melengkung dan bagian bawah yang datar. Ketika pesawat bergerak maju,

                        udara akan mengalir lebih cepat di bagian atas sayap karena bentuknya

                        yang melengkung. Hal ini menyebabkan tekanan udara di bagian atas sayap

                        berkurang, sedangkan tekanan di bagian bawah sayap tetap sama.

                        Akibatnya, terdapat gaya angkat yang mengangkat pesawat ke udara.
                        Persamaan Hukum Bernoulli dapat dijelaskan sebagai berikut:

                        Tekanan + E  kinetik  + E potensial  = konstan

                        P + 1/2 ρv² + ρgh = konstan

                        Di mana:

                        - P adalah tekanan fluida pada titik tertentu dalam sistem (Pa)
                        - ρ adalah massa jenis fluida (kg/m³)

                        - v adalah kecepatan fluida pada titik tertentu dalam sistem (m/s)

                        - g adalah percepatan gravitasi bumi (m/s²)

                        - h adalah ketinggian fluida pada titik tertentu dalam sistem (m)

                        Persamaan ini menyatakan bahwa jumlah tekanan, kinetik, dan potensial
                        energi dalam sebuah sistem tertutup akan selalu konstan.




                        Contoh soal :

                        Pada gambar di samping, air dipompa

                        dengan kompresor bertekanan 120 kPa
                        memasuki pipa bagian bawah (1) dan

                        mengalir ke atas dengan kecepatan 1 m/s







                                                                                                    25
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37