Page 29 - E-Modul Kesiapsiagaan Fajar W
P. 29
Gambar di atas menunjukkan kegiatan antisipasi, simulasi dan penanggulangan
bencana yang merupakan, serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik
melalui sarana maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi
ancaman bencana (Pasal 1 ayat 6 PP No 21 Tahun 2008 Tentang penyelenggaraan
Penanggulangan Bencana).
Setelah memfasilitasi diri dengan serangkaian usaha antisipasi dan pelatihan atau
simulasi, tau kah anda?? Kita juga harus mengenal risiko bencana yang mungkin terjadi
di daerah sekitar tempat tinggal kita. Kita harus siap menghadapi bencana yang dapat
terjadi, sehingga kerugian materil hingga korban jiwa dapat diminimalisir. Berada di
pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat yang mana memiliki kawasan hutan
dan lahan gambut yang luas bahkan berdampingan dan digunakan juga sebagai
kawasan tempat tinggal mengharuskan kita untuk selalu awas atau siap menghadapi
bencana yang mengancam di kawasan tersebut.
Bencana kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana yang mengancam
hampir setiap tahun, terlebih jika sudah memasuki musim kemarau maka dari itu kita
perlu mempelajari sebaran daerah rawan kebakaran hutan, tidak hanya di Kalimantan
Barat juga di berbagai daerah yang ada di Indonesia.
Apa itu Daerah Rawan Bencana?
Daerah rawan bencana adalah wilayah atau kawasan yang memiliki potensi tinggi
terjadinya bencana alam. Penentuan daerah rawan bencana dilakukan berdasarkan hasil
identifikasi sumber bencana dan penggolongan kawasan yang berpeluang terkena
bencana berdasarkan ancaman dampak bencana. Berikut gambar persebaran daerah
rawan kebakaran hutan, terlihat pulau Sumatra dan Kalimantan sangat rawan terjadi
kebakaran hutan.
https://pantaugambut.id/storage/widget_multiple/kajian-waspada-karhutla-tahun-0822-C5Uoh.pdf
29