Page 24 - E-Modul Kesiapsiagaan Fajar W
P. 24

Geo Literasi



                                        1.  Gempa, Tsunami, dan Likuifaksi di Palu dan Donggala (2018)
                                           Pada  28  September  2018,  warga  di  wilayah  di  Sulawesi  Tengah
                                           Kabupaten  Donggala  dan  Kota  Palu  dikejutkan dengan  guncangan
                                           gempa. Guncangan di Palu sebesar 7,4 SR, dengan kedalaman 10 km,
                                           sementara  posisinya  berada  27  meter  arah  timur  laut  Donggala.
                                           Lalu,  lima  menit  kemudian,  Badan  Meteorologi,  Klimatologi,  dan

                                           Geofisika  (BMKG)  mengeluarkan  peringatan  tsunami.  Namun,
                                           gelombang  tsunami  setinggi  enam  meter  telanjur  menyapu  Kota
                                           Palu sebelum warga sempat melarikan diri ke daratan tinggi.
                                        2.  Letusan Gunung Merapi (1930 dan 2010)
                                           Erupsi terbesarnya terjadi pada tahun 1930. Awan panas menuruni
                                           lereng 20  kilometer  ke  arah  barat,  memporak-porandakan  23  desa

                                           dan menewaskan 1.369 penduduk.

                                           Erupsi lainnya kembali terjadi 80 tahun kemudian, tepatnya pada 5
                                           November  2010.  Debu  vulkaniknya  tidak  hanya  menutupi  wilayah
                                           Yogyakarta, tapi juga sampai ke sejumlah wilayah di Jawa Barat.
                                        3.  Kebakaran Hutan 2019 Mencapai Rp75 Triliun
                                           Tahun 2019 menjadi tahun yang kelam bagi sejumlah provinsi yang
                                           mengalami  kebakaran  hutan  dan  lahan  (Karhutla).  Tidak  hanya

                                           membakar  berhektar-hektar  lahan,  kabut  asap  yang  mengepul  di
                                           udara  juga  berdampak  buruk  bagi  kesehatan  dan  aktivitas  warga.
                                           Menurut data Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, total luas
                                           hutan dan lahan yang terbakar (Januari-November 2019) mencapai
                                           428.356 hektar. Namun dilansir dari situs resmi BNPB, tercatat per
                                           30  Desember  2019  total  kawasan  seluruh  Indonesia  yang  terkena

                                           dampaknya  mencapai  942.484  hektar.  Bahkan  berdasarkan  data

                                           World Bank (Bank Dunia), total kerugian ekonomi mencapai Rp 75
                                           triliun.
                                        4.  Sintang, Kalimantan Barat (November 2021)
                                           Banjir  bandang  yang  terjadi  di  Sintang,  Kalimantan  Barat
                                           pada  pertengahan  November  2021  lalu  disebut  sebagai
                                           banjir  terbesar  yang  terjadi  selama  40  tahun  terakhir.

                                           Indikator  cakupan  wilayah  terdampak  dan  lamanya

                                           berlangsung. Total ada 12 Kecamatan di Kabupaten Sintang
                                           yang terendam banjir. Berdasarkan durasi, banjir ini terjadi
                                           selama hampir satu bulan.







                                                                                                                    24
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29