Page 21 - E-Modul Kesiapsiagaan Fajar W
P. 21

F. Upaya mitigasi dan pengurangan bencana
                              Apa yang dimaksud dengan mitigasi bencana??

                              Mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui

                        pembangunan  fisik  maupun  penyadaran  dan  peningkatan  kemampuan  menghadapi

                        aancaman  bencana  (UU  No  4  Tahun  2008).  Bencana  alam  tidak  dapat  dihentikan

                        manusia hanya dapat menghindar atau mengurangi dampak yang timbul dengan cara
                        persiapan  dini.  Mitigasi  dibutuhkan  karena  letak  geografis  di  Indonesia  yang  rawan

                        bencana alam. Dimuat dari buku Pencegahan Mitigasi Bencana (Teori dan Praktik) oleh

                        Dr. Selamet Jalaludin, mitigasi dibagi menjadi dua macam, yaitu mitigasi struktural dan

                        mitigasi non-struktural.

                              Mitigasi  struktural  adalah  upaya  untuk  meminimalkan  bencana  melalui
                        pembangunan  berbagai  fasilitas  menggunakan  pendekatan  teknologi,  seperti

                        pembuatan  kanal  khusus  untuk  pencegahan  banjir,  alat  pendeteksi  aktivitas  gunung

                        berapi,  bangunan  yang  bersifat  tahan  gempa,  ataupun  Early  Warning  System  untuk
                        memprediksi  terjadinya  gelombang  tsunami.  Upaya  ini  bisa  dilakukan  dengan

                        memperkuat bangunan dan infrastruktur yang berpotensi terkena bencana.

                              Mitigasi  non-struktural  adalah  pencegahan  bencana  yang  dilakukan  dengan

                        menghindari  pembangunan  dari  lokasi  bencana,  pembuatan  baru  tata  ruang  kota,

                        capacity building masyarakat, serta menghidupkan berbagai aktivitas lain yang berguna
                        bagi  penguatan  kapasitas  masyarakat.  Contoh  lainnya  meliputi  legislasi,  perencanaan

                        wilayah, dan asuransi.

                              Langkah  Mitigasi,  dikutip  dari  situs  kemhan.go.id,  terdapat  tahapan  dalam

                        pelaksanaan pencegahan dan mitigasi bencana, antara lain:

                           o  Menerbitkan peta wilayah rawan bencana.
                           o  Memasang  rambu-rambu  peringatan  bahaya  dan  larangan  di  wilayah  rawan

                              bencana.  Atau  memasang  alat  Tsunami  Early  Warning  System  (TEWS)  untuk

                              memberikan  peringatan  dini  bagi  masyarakat  yang  tinggal  di  kota/pantai  yang

                              memiliki potensi tsunami melalui siren, televisi, atau radio lokal.






                                                                                                                    21
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26