Page 32 - E-modul Energi Terbarukan Berbasis Computational Thinking
P. 32
2. Angin
Angin adalah salah satu faktor yang
memengaruhi cuaca dan iklim. Angin terjadi
karena perbedaan radiasi matahari yang
menyebabkan perbedaan suhu dan tekanan
udara. Akibatnya, udara bergerak dari daerah
dengan tekanan tinggi ke daerah dengan
tekanan rendah.
Gambar 2.3 Pemanfaatan sumber
energi angin
Indonesia memiliki potensi besar untuk menghasilkan energi angin karena
sumber daya alam yang melimpah dan garis pantai yang panjang. Energi angin
diubah menjadi listrik melalui aliran angin yang menggerakkan baling-baling
(rotor) yang terhubung dengan generator. Gerakan rotor ini membuat generator
bekerja dan menghasilkan listrik. Besarnya energi listrik yang dihasilkan
dipengaruhi oleh kecepatan angin, ukuran diameter rotor, dan jenis generator
yang digunakan.
Energi angin adalah sumber daya yang ramah lingkungan dan tidak terbatas,
sehingga dapat menjadi pengganti energi fosil. Di Indonesia, wilayah Sidrap
dan Jeneponto di Sulawesi Selatan memiliki potensi menghasilkan lebih dari
100 MW listrik, meskipun saat ini kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Bayu
(PLTB) di sana baru mencapai 72,75 MW. PLTB lainnya juga terdapat di
Sukabumi, Garut, Pandeglang, dan Lombok. Di wilayah pesisir, selain untuk
pembangkit listrik, angin dimanfaatkan untuk menggerakkan pompa air.
16