Page 27 - e-LKPD Etnosains Asam Basa (4)_Neat
P. 27
Tinjauan Etnosains MEMBATIK
Orientasi Masalah
2. Lilin (Malam)
- Malam keras (parafin): Biasanya digunakan untuk membuat
garis-garis halus. Parafin memiliki struktur kimia CH -(CH )n-
3
3
CH 3
- Malam lembut (bee wax atau lilin lebah): Digunakan untuk
area yang lebih luas. Lilin lebah terdiri dari ester, hidrokarbon,
dan alkohol dengan struktur yang kompleks seperti :
C H COOC 0H .
3
61
15
31
- Malam campuran: Kombinasi dari berbagai jenis lilin untuk
mendapatkan sifat yang diinginkan.
3. Pewarna
- Pewarna alami: Seperti indigo (dari tanaman Indigofera),
soga (dari pohon Peltophorum pterocarpum), dan sebagainya.
Pewarna alami memiliki struktur kimia yang bervariasi, misalnya
indigo memiliki struktur C H N O. 2
16
10
2
- Pewarna sintetis: Seperti naptol, reaktif, dan direk, yang
memiliki struktur kimia yang lebih stabil dan mudah diterapkan.
4. Soda Ash (Natrium Karbonat, Na CO )
2
3
- Digunakan sebagai fiksatif untuk mengunci warna pada kain.
5. Waterglass (Sodium Silicate, Na SiO )
3
2
- Digunakan sebagai bahan pembantu dalam proses fiksasi
warna.
Natrium Karbonat Sodium Silicate
e-LKPD Etnosains 24