Page 26 - PowerPoint Presentation
P. 26
2.4.8 Resin Epoxy
Jika kita mendengar kata resin, hal pertama yang terlintas dalam fikiran biasanya adalah
bahan kimia yang digunakan dalam aktiviti industri. Namun tahukah anda, resin memiliki
sejarah yang cukup panjang, bahkan jika dilihat kembali, maka sejarah resin cukup panjang
karena telah ada jauh sebelum revolusi industri pada abad ke 19 silam.
Lalu darimanakah resin ini berasal? Resin ternyata tidak berasal dari cairan kimia
sebagaimana yang kita bayangkan. Resin ternyata berasal daripada produk hutan dan
merupakan cairan getah yang lengket dari beberapa jenis pohon yang berasal dari hutan-hutan
di kawasan Asia Tenggara.
Sebelum Perang Dunia di awal tahun 1900 an, Indonesia bahkan memiliki beragam jenis
resin yang berasal dari hutan-hutannya dan beberapa jenis resin seperti Terpentin yang
berasal dari buah pinus ataupun resin berjenis Agathis telah menjadi komoditas yang bernilai
cukup tinggi.
Masyarakat Indonesia sendiri kurang begitu mengetahui produk resin di luar dunia industri.
Namun, ketika kita menyebutnya damar, maka orang pun biasanya langsung mengerti. Damar
yaitu resin yang ternyata adalah produk dagang yang paling tua dari Asia Tenggara dan sudah
ada sejak zaman prasejarah. Orang Indonesia lebih mengenalnya damar daripada resin.
Pohon-pohon di hutan Asia Tenggara dikenal dengan jenis dipterokarpa. Resin sangat banyak
ditemukan di area dataran rendah. Di Indonesia, tumbuhan penghasil damar ditemukan di
area Indonesia bagian barat. Sayangnya, kita masih dianggap sebagai produsen resin yang
memiliki kualitas rendah untuk dunia industri jika dibandingkan dengan resin yang berasal
dari kopal ataupun terpentin.
Untuk dunia industri, resin memang memiliki peranan yang cukup penting. Maka dari itu
resin selalu dikaitkan dengan aktiviti industri. Padahal penggunaan resin atau damar bukan
hanya pada dunia industri.