Page 6 - MAKALAH KELOMPOK 6_Manajemen Pendanaan, Pengadaan dan SOP Laboratorium
P. 6

BAB II
                                                       PEMBAHASAN


                        2.1 Majemen Pendanaan Laboratorium

                               Manajemen  pendanaan  laboratorium  adalah  proses  pengelolaan  dan

                            pengendalian sumber daya keuangan yang dimiliki oleh laboratorium dengan
                            tujuan  untuk  memastikan  penggunaan  dana  yang  efektif  dan  efisien  dalam

                            menjalankan  operasional  laboratorium  (Sivakumar  &  Kumaravel,  2015).
                            Menurut  Kurniawan  (2017),  manajemen  pendanaan  laboratorium  sekolah

                            adalah  proses  pengelolaan  sumber  daya  keuangan  yang  diperlukan  untuk

                            membeli, memelihara, dan mengoperasikan peralatan laboratorium di sekolah.
                            Manajemen  pendanaan  yang  baik  dapat  memastikan  keberlangsungan  dan

                            keandalan  peralatan  laboratorium  serta  membantu  meningkatkan  kualitas
                            pendidikan siswa (Nurhayati, 2018).

                               Kegiatan laboratorium tidak akan berjalan lancar, efektif, dan efisien tanpa

                            diiringi dengan pendanaan yang baik dan terperinci, sekalipun laboratorium
                            tersebut memiliki persediaan keuangan yang sangat besar (Hamidah, 2018).

                            Berkaitan  dengan  pendanaan,  para  pengelola  laboratorium  harus  mengatur
                            pengeluaran  keuangan  laboratorium  berdasarkan  dua  hal  pokok,  yaitu

                            kebutuhan  laboratorium  dan  skala  prioritas  laboratorium  (Gustin,  2020).
                            Terdapat  beberapa  faktor  yang  mempengaruhi  manajemen  pendanaan

                            laboratorium sekolah, yaitu (Nurhaeni et al., 2019):

                              1)  Kebutuhan pengadaan alat laboratorium yang sesuai dengan kurikulum
                                  dan standar pendidikan.

                              2)  Penentuan prioritas pengadaan alat laboratorium berdasarkan kebutuhan
                                  dan anggaran yang tersedia.

                              3)  Penyusunan rencana pengadaan alat laboratorium yang jelas dan terukur.
                              4)  Penyusunan anggaran yang tepat dan terukur untuk pemeliharaan dan

                                  pengoperasian alat laboratorium.

                              5)  Pengelolaan keuangan laboratorium yang transparan dan akuntabel.
                              6)  Penentuan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang berkualitas

                                  untuk mengelola laboratorium sekolah.




                                                               3
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11