Page 30 - Literasi sang Nakhoda_Kity Karenisa.pdf
P. 30
Aku senang bisa duduk tenang
di masa tuaku. Anak-anak dan
kemanakan telah kusekolahkan
dengan baik sehingga mereka
bisa meneruskan usaha ini
ketika aku sudah tiada. Usaha
dagangku tidak hanya sampai
Sibolga dan Singkil, tetapi
sampai di negeri jauh: Eropa
dan Jepang.
Dalam duduk tenang di
masa tua ini, akhirnya aku
bisa menyalin ulang catatan
perjalanan, pengalaman, kesan,
dan catatan perdaganganku.
Sejak sudah bisa baca-tulis
dan berhitung, aku terbiasa
menuliskan semuanya. Betapa
berharganya kemampuan kita
dalam membaca, menulis, dan
berhitung itu. Harapanku,
catatan harianku ini berguna
untuk anak-cucu dan siapa saja
yang ingin belajar dari kisah
hidupku.
24