Page 20 - C:\Users\ASUS\Documents\FlipBook\
P. 20
11
C. PENCEMARAN TANAH
Pencemaran tanah adalah kondisi ketika tanah terkontaminasi oleh zat-zat
kimia atau bahan-bahan berbahaya lainnya yang dapat merusak kualitas dan
keberlangsungan hidup tanaman, hewan, dan manusia yang bergantung pada tanah
tersebut (Muslimah, 2017). Pencemaran tanah dapat terjadi karena faktor manusia
maupun faktor alamiah dan dapat mencakup area permukaan tanah hingga lapisan
bawah tanah, menjadi masalah serius karena dapat menyebabkan kerusakan
ekosistem dan kesehatan manusia, serta dapat memengaruhi pertumbuhan dan
produksi tanaman yang berdampak pada ketahanan pangan dan ekonomi.
Pencemaran Tanah disebabkan oleh kebakaran hutan, limbah anorganik, limbah
organik, limbah industri, limbah rumah tangga, limbah pertambangan, dan limbah
pertanian.
Gambar 7. Pencemaran tanah
Pencemaran tanah menimbulkan beberapa dampak, seperti:
1. Pencemaran tanah dapat menyebabkan gangguan kesehatan manusia dan
hewan yang hidup di sekitar tanah yang tercemar.
2. Cara melakukan pencucian tanah dengan menggunakan air yang bersih
dan memisahkan tanah yang sudah terkontaminasi dengan tanah yang
belum terkontaminasi.
3. Menggunakan mikrorganisme yang memiliki kemampuan menyuburkan
tanah untuk mengurangi berbagai macam kontaminan.
4. Mengurangi pembelian produk dengan kemasan untuk mengurangi
pencemaran tanah.
5. Membuang limbah pada tempat yang sesuai dan tidak mencemari tanah.
Pencemaran tanah dapat diatasi dengan beberapa cara, seperti:
1. Memperbaiki Sistem Pembuangan Limbah
2. Daur Ulang dan Hindari Penggunaan Barang Sekali Pakai
3. Mendorong Kegiatan Industri yang Ramah Lingkungan
4. Perbanyak Menanam Tumbuhan
5. Kurangi Penggunaan Limbah Cair