Page 17 - C:\Users\ASUS\Documents\FlipBook\
P. 17

8




                        2. Penggunaan Bahan Kimia yang Ramah Lingkungan: Menggunakan bahan kimia
                        yang ramah lingkungan dalam kegiatan sehari-hari.


                        3.  Jaga  Kebersihan  Lingkungan:  Membuang  sampah  sembarangan  dan  tidak

                        membuang limbah ke sungai, danau, atau laut.

                        4.  Pendidikan  dan  Sosialisasi:  Meningkatkan  kesadaran  masyarakat  tentang

                        dampak pencemaran air dan cara mencegahnya melalui pendidikan dan sosialisasi

                        5. Menanam Pohon dan Tanaman: Menanam pohon dan tanaman di sekitar sungai,

                        danau, atau laut untuk menyerap polutan dan mengurangi dampak pencemaran.

                    B.  PENCEMARAN UDARA


                               Pencemaran udara adalah suatu keadaan di mana terdapat substansi fisik,

                        biologi,  atau  kimia  di  lapisan  udara  bumi  (atmosfer)  yang  jumlahnya
                        membahayakan kesehatan tubuh manusia dan makhluk hidup lainnya (Sulistiani &

                        Kanda,  2024).  Pencemaran  udara  dapat  diklasifikasikan  menjadi  dua  golongan:
                        pencemar primer dan pencemar sekunder. Pencemar primer adalah zat pencemar

                        yang timbul secara langsung dari sumber pencemaran udara, sedangkan pencemar
                        sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk karena reaksi polutan primer.


                               Penyebab pencemaran udara antara lain:


                        1. Pembakaran tidak sempurna dan asap rokok: Mengakibatkan munculnya oksida-
                        oksida karbon, seperti CO dan CO2.


                        2. Asap kendaraan bermotor: Mengakibatkan munculnya oksida-oksida karbon dan
                        gas lainnya.


                        3.  Pembangunan  industri:  Menghasilkan  emisi  gas  berbahaya  seperti  karbon

                        monoksida, karbon dioksida, dan sulfur dioksida.

                        4. Penggunaan bahan bakar fosil: Menghasilkan emisi gas berbahaya seperti karbon

                        dioksida, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida.

                        5. Penggunaan bahan kimia: Menghasilkan emisi gas berbahaya seperti metana,

                        jelaga, dan asap.
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22