Page 30 - LKPD EDIT 6 (8)_Neat
P. 30
[LKPD ELEKTRONIK INTERAKTIF] SISTEM SIRKULASI
Ayo Belajar!
Simaklah dan pelajari materi pembelajaran berikut ini!
Golongan darah adalah klasifikasi darah suatu individu berdasarkan ada atau
ridak adanya zat antigen warisan pada permukaan membran sel darah merah. Hal ini
disebabkan karena adanya perbedaan jenis karbohidrat dan protein pada permukaan
membran sel darah merah tersebut. Antigen dapat berupa protein, polisakarida atau
molekul lainnya, yang dapat merangsang tubuh untuk menghasilkan antibodi dalam
plasma darah. Reaksi antigen dengan antibodi dapat menyebabkan aglutinasi
(penggumpalan) sel darah merah, maka antigen disebut juga aglutinogen, sedangkan
antibodi disebut juga aglutinin (Irnaningtyas & Istiadi, 2014). Penggolongan darah
dilihat dari sistem ABO, sitsten Rhesus, dan transfusi darah yaitu :
A. Penggolongan darah sistem ABO dan uji golongan darah menggunakan
serum
Pengolongan darah sistem ABO ditemukan oleh ilmuan Australia bernama Karl
Landsteiner pada tahun 1930. Penggolongan darah sistem ABO dilakukan
berdasarkan ada atau tidak adanya antigen (aglutinogen) tipe A dan tipe B pada
permukaan eritrosit serta antibodi (aglutinin) tipe a (anti-A) dan tipe ẞ (anti-B) di
dalam plasma darahnya.
Uji golongan darah dilakukan menggunakan serum, dimana sistem ABO
menggunakan serum anti-A, anti-B, dan anti-AB. Sementara itu, uji golongan darah
sistem Rh menggunakan serum anti-D (anti-Rho).
Pada tahun 1900, seorang dokter australia Karl Landsteiner menemukan
perbedaan antigen dan antibodi yang dikandung dalam darah manusia (Irianto,
2012).Atas dasar inilah golongan darah menjadi empat golongan lihatlah (tabel.1)
Tabel. Perbedaan Antigen dan Antibodi Dalam Darah.
Golongan Darah Keterangan
Seorang dikatakan bergolongan darah A, bila dalam sel darah
A
merahnya terdapat aglutinogen A saja.
Seorang dikatakan bergolongan darah B, bila dalam sel darah
B merahnya terdapat aglutinogen B saja.
Seorang dikatakan bergolongan darah B, bila dalam sel darah
AB
merahnya terdapat aglutinogen B saja.
O Seorang dikatakan bergolongan darah O, bila dalam sel darah
merahnya tidak terdapat aglutinogen A maupun B.