Page 21 - WARTA 15 DESEMBER 2024
P. 21
Tangerang 11 Desember 2024
4. Kepatuhan pada hukum negara
a. Sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, GKI patuh terhadap hukum.
Wujud kepatuhan GKI adalah dengan melakukan pengurusan hak cipta lagu-lagu yang
akan dimuat dalam buku nyanyian antargenerasi.
b. Mengingat pentingnya memiliki badan hukum GKI yang mengakui eksistensi Sinode
Wilayah-Sinode Wilayah maka BPMS perlu melakukan pembaharuan SK Badan Hukum
GKI. Badan hukum GKI akan mencakup eksistensi tiga SW. Badan hukum tersebut
dibutuhkan karena menjadi payung hukum bagi aset-aset GKI yang saat ini
diatasnamakan Sinode Wilayah. Dalam rangka itu, BPMS akan mengirim permohonan
ke Bimas Kristen perihal: Pembaharuan Permohonan Keputusan Dirjen Bimas Kristen
Departemen Agama RI Nomor DJ III/HK.00.5/565/719/2007 tentang pengakuan Gereja
Kristen Indonesia sebagai lembaga Gereja.
5. Kepekaan pada masalah kemanusiaan dan kebencanaan.
Sebagai wujud empati terhadap korban bencana erupsi gunung Lewotobi Laki-Laki di
NTT, GKI turut berperan serta dalam gerakan kemanusiaan. Dukungan dilakukan dengan
mengirimkan tim dan bantuan ke lokasi terdampak bencana.
6. Kepekaan pada kebutuhan peningkatan spiritualitas dan pelayanan Jemaat
a. Guna mewujudkan pembangunan jemaat, kader-kader pendeta GKI ditempatkan sesuai
profil jemaat dan profil kader. Kader yang belum mendapat tempat akan dimasukkan ke
dalam bantuan pelayanan prospektif.
b. Mengingat pentingnya pengaderan kepemimpinan GKI, dukungan penyiapan kader
pendeta terus ditingkatkan. Untuk itu perlu adanya sosialisasi bantuan studi, rencana
evaluasi proses-proses penyiapan kader, dan sinkronisasi konsep pra penempatan.
c. Dalam rangka penyegaran pendeta GKI, BPMS dan ketiga BPMSW menyetujui usulan
mutasi beberapa orang pendeta. Persetujuan diberikan setelah melalui semua proses
mutasi. Terkait dengan beberapa pendeta yang belum mendapat tempat mutasi, proses
bagi yang bersangkutan disesuaikan dengan Tata Gereja GKI.
d. Saat ini tim penyusunan pastor pastorum dan kode etik kependetaan sedang
menyelesaikan konsep pastor pastorum dan kode etik pendeta.
e. Semua Pos Jemaat dan Bakal Jemaat yang telah ada sebelum pemberlakuan Tata Gereja
dan Tata Laksana GKI tahun 2023 tetap pada keberadaannya. Apabila Pos Jemaat dan
Bakal Jemaat tersebut hendak meningkatkan statusnya, maka mengikuti ketentuan
Tata Gereja dan Tata Laksana GKI tahun 2023.
7. Penanganan terhadap masalah yang ada di internal.
Terkait pergumulan tentang GKI Stadion, BPMS, BPMSW GKI SW Jateng, BPMK GKI
Klasis Semarang Barat telah melaksanakan upaya-upaya penyelesaian dengan
melibatkan pihak-pihak terkait.
Dalam rangka mewujudkan semua pokok-pokok pastoral di atas, kami mohon perhatian,
dukungan dan doa dari anggota jemaat dan simpatisan GKI. Kiranya penyertaan Allah
Trinitas memampukan Gereja Kristen Indonesia mewujudkan panggilan Allah agar jemaat
Tuhan terpelihara dan bertumbuh kembang dalam kasih-Nya.
Tim perumus : 1. Pdt. Wisnu Sapto Nugroho (BPMS GKI)
2. Pdt. Daud Chevi Naibaho (BPMSW GKI SW Jawa Barat)
3. Pdt. Daniel Kristanto Gunawan (BPMSW GKI SW Jawa Tengah)
4. Pdt. Kristianto Basuki (BPMSW GKI SW Jawa Timur)