Page 3 - WARTA 29 DESEMBER 2024
P. 3
Sudahkah kita melakukan firman Tuhan yang kita dengarkan Minggu lalu..??
RINGKASAN KHOTBAH
MINGGU, 22 DESEMBER 2024
Berita Adven dari Mikha:
Jalan Menuju Damai Sejahtera
MIKHA 5: 2-5;LUKAS 1: 39-55
Tahun 1950 bukanlah tahun yang “serigala” dan “domba” yang
mudah untuk setiap orang untuk hidup. mengacaukan keadaan iman dan
Hal ini dikarenakan telah terjadi Perang moralitas bangsa itu di hadapan Tuhan.
Dunia II, perang yang paling besar dan Oleh karena itu, Mikha mengajak umat
masif yang pernah terjadi di sejarah untuk bersiap karena akan ada Sang
manusia. Peperangan ini tidak hanya Damai yang hadir ke tengah-tengah
menimbulkan kedukaan akibat mereka. Sang Damai itu adalah Mesias
melayangnya banyak nyawa, tetapi juga
penderitaan dan trauma yang yang siap untuk menebus mereka dan
mendalam. Salah satunya adalah bagi mengembalikan kedamaian di tengah
Erich Fromm, seorang Yahudi Jerman kekacauan atau peperangan yang
yang lari dari kekejaman Nazi ke terjadi di antara mereka semua.
Amerika Serikat. Namun, ia
membagikan pemikirannya yang Dalam bacaan Mikha pada minggu
menarik mengenai bagaimana manusia ini, kita belajar akan tiga hal penting.
dapat terlibat peperangan dan Pertama, yang terkecil memerintah.
kekacauan yang sangat keji. Menurut Standar Allah mendatangkan bayi Yesus
Fromm, hal-hal buruk yang merusak dengan kelahiran-Nya di Betlehem (kota
kedamaian ini disebabkan oleh manusia kecil bahkan terkecil dari kaum-kaum
yang berkarakter serigala dan domba. Yehuda) tetap menyatakan kekuasaan-
Memang terkesan dualistis, tetapi yang Nya atas dunia (Lih. Mik. 5:1). Kedua,
menarik dari pendapatnya adalah Tuhan akan membuat umat-Nya mampu
serigala memang bertujuan untuk melawan ketidakadilan serta penindasan
menguasai serta menaklukan lawannya dari para lawannya sehingga
dengan keji, tetapi domba pun yang perdamaian itu perlu diperjuangkan
mudah dipengaruhi serta ingin patuh dengan cinta kasih (Lih. Mik. 5:8).
dapat saja melakukan kejahatan kepada Ketiga, Firman Allah sungguh
sesamanya secara membabi buta. Ia mendatangkan Damai Kekal karena Ia
melakukannya bukan karena menikmati,
tetapi karena ingin patuh. berjanji pada kita akan kedamaian yang
sejati, bukan kompromi atau kepalsuan
(Lih. Mik. 5: 9-10). Sungguh, Tuhan
Pada Adven ke-IV, kita mendapatkan
nubuat nabi Mikha tentang Tuhan Yesus. begitu baik ketika mendatangkan Yesus
Pada masa Mikha hidup, baik Kerajaan Sang Damai dalam hidup kita. Kita perlu
Yehuda (Israel Utara) maupun Kerajaan belajar perdamaian serta menemukan
Israel (Israel Selatan) juga dipenuhi damai hanya di dalam Yesus. Amin.
dengan (Tria)