Page 35 - E-MODUL-
P. 35
Gambar 2.16 Peristiwa Kapilaritas pada pipa kapiler
Kapilaritas adalah peristiwa naik atau turunnya permukaan zat cair melalui
perantara, seperti kain, dinding, pipa kapiler dan sebagainya. Namun tidak semua
zat cair mengalami gejala kapilaritas yang sama. Misalnya pada air dan raksa.
Pada zat cair berupa air, permukaan zat cair dapat membasahi dinding, sedangkan
pada zat cair berupa raksa, tidak dapat membasahi dinding, dan raksa malah
turun. Air membasahi dinding karena gaya kohesi antar partikel air lebih kecil
dari gaya adhesi antara partikel air dan partikel dinding.
Gejala kapilaritas dalam kehidupan sehari-hari diantaranya pada tumbuhan
dalam menyerap air dan unsur hara, pada sumbu obor dan minyak tanah, tisu yang
dibasahi salah satu ujungnya dapat menjadi basah seluruhnya serta basahnya
dinding tembok rumah ketika hujan.
E. Viskositas Fluida dan Hukum Stokes
1. Konsep Viskositas Fluida
Viskositas adalah ukuran kekentalan suatu fluida. Viskositas dapat
dinyatakan sebagai tahanan aliran fluida yang merupakan gesekan antara melokul-
molekul cairan satu dengan yang lain. Suatu jenis cairan yang mudah mengalir
dapat dikatakan memiliki viskositas yang rendah, dan sebaliknya bahan-bahan
yang sulit mengalir dikatakan memiliki viskositas yang tinggi. Viskositas adalah
kekentalan lapisan-lapisan fluida ketika lapisan tersebut bergeser satu sama lain.
Viskositas juga merupakan gesekan dalam fluida. Besarnya viskositas menyatakan
kekentalan fluida gesekan yang terjadi dapat memberi hambatan pada fluida jika
bersinggungan dengan sebuah benda.
2. Hukum Stokes
Suatu fluida ideal (fluida tidak kental) tidak terdapat viskositas
(kekentalan) yang menghambat lapisan-lapisan fluida ketika lapisan-lapisan
Fluida Statis dan Dinamis 28
Untuk Kelas XI SMA/MA