Page 29 - E_Modul FLUIDA STATIS
P. 29
ke sel trakea yang di atasnya mengikuti prinsip kapilaritas (gejala naik atau turunnya cairan di dalam
pipa kapiler atau pipa kecil) dan kohesi air dalam sel trakeadisini Ketik disini Ketik disini Ketik
disini Ketik disini Ketik disini Ketik disini.
Resultansi antara gaya kohesi (tarik-menarik antar partikel sejenis) dalam zat cair dan gaya adhesi
(tarik menarik antara partikel berbeda jenis) antara zat cair dengan dinding pipa kapiler. Bila gaya
kohesi lebih besar daripada gaya adhesi maka terjadi kapilaritas naik, sebaliknya bila gaya kohesi
lebih kecil daripada gaya adhesi maka terjadi kapilaritas turun.
Kapilaritas adalah peristiwa naik turunnya zat cair pada celah sempit atau pipa kapiler.
Akibat gaya kohesi dan gaya adhesi, setiap fluida memiliki tegangan permukaan dengan miniskus
berbeda (gejala kapilaritas).
Kohesi adalah gaya tarik-menarik antar partikel sejenis, contohnya antar partikel air.
Adhesi adalah gaya tarik-menarik antar dua partikel berbeda, contohnya antara fluida dengan
dinding tabung.
Sudut kontak adalah sudut yang dibentuk oleh pertemuan antara permukaan fluida dengan dinding
tabung
1) Jika kohesi > adhesi, maka θ > 90°, dan terbentuk meniskus cembung
θ
raksa
ℎ =
.
Keterangan:
hbf = tinggi hidrometer yang tercelup (m) m =
massa hidrometer (kg)
2
A = luas penampang hidrometer (m ) ρf =
3
massa jenis fluida (kg/m )
2) Jika kohesi < adhesi adhesi, maka θ < 90°, dan terbentuk meniskus cekung.
θ
air