Page 16 - FLIPBOOK JASINTA KHARISATUL MAULA_2200008019
P. 16
11
diperlukan, dan setiap orang hidup dengan makmur dan harmonis. Menurut
Malthus diperlukan perjuangan yang keras untuk mempertahankan eksistensi
manusia, karena potensi pertumbuhan populasi manusia seperti deret geometri
(kelipatan 2) sedangkan kemampuan untuk menyediakan makanan dan sumber
daya lainnya seperti deret aritmetik (deret hitung).
Sebagai akibatnya, cepat atau lambat akan terjadi perbenturan antar
anggota populasi dalam pemanfaatan sumber daya khususnya bila
ketersediaannya terbatas. Hanya sebagian, seringkali merupakan bagian kecil, dari
keturunannya yang akan bertahan hidup: sementara sebagian lainnya akan
tereliminasi. Satusatunya alasan bahwa umat manusia tidak ada dalam kondisi
kelaparan yang terus menerus karena pertumbuhannya secara terus menerus
dibatasi dengan kekuatan seperti wabah penyakit, peperangan, atau penundaan
pernikahan sampai usia dewasa. Malthus menunjukkan bahwa kekuatan yang
sama dari fertilitas dan kelaparan yang membentuk umat manusia juga bekerja
pada hewan dan tumbuhan. Darwin mengadaptasikan gagasan Malthus kepada
teori evolusinya, bahwa untuk mempertahankan dirinya, manusia harus
berkembang untuk menyesuaikan diri seperti umumnya hewan yang lain.