Page 2 - MUSEUM GEOLOGI
P. 2
Lapisan kerak bumi paling luar memiliki ketebalan ± 1.200 km. Menurut ahli
geologi, pada permukaan bumi ini terdapat berbagai oksida yang sebagian besar
(± 60%) berupa oksida silikon (SiO2).
Sesudah Bumi terbentuk bersama-sama planet lainnya, bahan-bahan yang lebih
berat menggumpal di dalam inti, sedangkan keraknya terdiri atas unsurunsur
silikon dan magnesium. Lebih ke dalam lagi terdapat lapisan yang banyak
mengandung unsur persenyawaan logam sulfida. Yang paling dalam adalah inti
yang mengandung besi dan nikel. Tebal dari masing-masing bagian dapat
diketahui dengan menyelidiki jalannya gelombang gempa karena gelombang
dibiaskan oleh lapisan tadi sesuai dengan kecepatan gelombang pada lapisan
tersebut.
Pada jaman sejarah pembentukan bumi dapat dibagi menjadi 4 yaitu sebagi
berikut:
a) Masa Arkeozoikum (4,5 – 2,5 milyar tahun lalu)
Arkeozpoikum artinya Masa Kehidupan Purba, Masa Arkeozoikum (Arkean)
merupakan masa awal pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian
berkembang menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa
bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua. Batuan tertua tercatat
berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini juga merupakan awal
terbentuknya Indrosfer dan Atmosfer serta awal muncul kehidupan primitif di
dalam samudera berupa mikro-organisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua
yang telah ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan umur
kira-kira 3.500.000.000 tahun.
b) Masa Proterozoikum (2,5 milyar – 290 juta tahun lalu)
Proterozoikum artinya masa kehidupan awal. Masa Proterozoikum merupakan
awal terbentuknya hidrosfer dan atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai
berkembang dari organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes
dan prokaryotes). Enkaryotes ini akan menjadi tumbuhan dan prokaryotes
nantinya akan menjadi binatang. Menjelang akhir masa ini organisme lebih
kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur, cacing dan
koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang bukti-buktinya dijumpai sebagai

