Page 9 - MUSEUM GEOLOGI
P. 9
Batuan metamorf adalah jenis batuan yang merupakan hasil ubahan dari batuan yang
sudah ada karena pengaruh suhu dan tekanan yang sangat tinggi dalam waktu yang
cukup lama. Batuan metamorf dapat berasal dari batuan beku, batuan sediment maupun
batuan metamorf sendiri.
Batuan metamorf yang sangat terkenal antara lain : Marmer ( merupakan ubahan dari
batu gamping ), Batu Sabak ( merupakan hasil ubahan dari batu lempung ) dan Kwarsit
( merupakan ubahan dari kwarsa ).
b. Mineral
Mineral adalah benda alam yang bersifat homogen dan mempunyai sifat fisik dan kimia
tertentu. Sifat fisik mineral antara lain : warna, cerat, kilap, kekerasan, belahan, pecahan,
berat jenis, struktur dan sifat optik. Sifat kimia mineral antara lain kandungan unsur atau
senyawa kimia. Mineral pembentuk batuan dapat dikelompokkan sebagai berikut :
a. Mineral Utama
Mineral utama sebagai penyusun utama batuan antara lain : kuarsa (SiO2), felspar
(ortoklas KalSiO2 dan plagioklas (Na,Ca) AlSi3O8) , mika (muskovit
KAl2(OH)2(AlSi3O10) dan biotit K2(MgFe)2(OH)2(AlSi3O10) ), amfibol (Ca2 (MgFeAl)3
(OH)2 (SiAl14O11)2, piroksen (Ca (MgFe)(SiO3)2 ((AlFe)2O3), olivin (FeMg)2SiO4),
kalsit (CaCO3), grafit (C).
b. Mineral Tambahan
Mineral tambahan merupakan mineral yang berfungsi sebagai tambahan, berasal dari
hasil pelapukan atau metamorfose, antara lain klorit (Mg5(AlFe)(OH)8(AlSi4O10) yang
berasal dari metamorfose mineral biotit, amfibol, dan piroksen.
c. Mineral Penyerta
Mineral penyerta berfungsi sebagai penyerta di dalam batuan, terdapat dalam jumlah
sangat sedikit di dalam batuan, antara lain magnetit (Fe3O4), hematit (Fe2O3).

