Page 22 - E-book Edupart Fisika Berbasis PjBL_Neat
P. 22

Project Based Learning
                        nmv




                           3. Hukum Pascal

                               Apabila  kita  memompa  sebuah  ban  sepeda,  ternyata  ban  akan
                        menggelembung secara merata. Hal ini menunjukkan bahwa tekanan yang kita
                        berikan melalui pompa akan diteruskan secara merata ke dalam fluida (gas) di
                        dalam ban. Selain tekanan oleh beratnya sendiri, pada suatu zat cair (fluida)
                        yang berada di dalam ruang tertutup dapat diberikan tekanan oleh gaya luar.
                        Jika tekanan udara luar pada permukaan zat cair berubah, maka tekanan pada
                        setiap titik di dalam zat cair akan mendapat tambahan.

                               Tekanan dalam jumlah yang sama. Peristiwa ini pertama kali dinyatakan
                        oleh seorang ilmuwan Prancis bernama Blaise Pascal (1623 - 1662) dan disebut
                        Hukum Pascal.

                        Jadi, dalam Hukum Pascal dinyatakan berikut ini.

                        “Tekanan yang diberikan pada zat cair dalam ruang tertutup akan diteruskan
                        ke segala arah dengan sama besar”.

                               Berdasarkan  Hukum  Pascal  diperoleh  prinsip  bahwa  dengan
                        memberikan gaya yang kecil akan dihasilkan gaya yang lebih besar. Prinsip ini
                        dimanfaatkan dalam pesawat hidrolik.


















                                             Gambar 1.3. Penerapan hukum Pascal

                               Apabila pengisap 1 ditekan dengan gaya F₁, maka zat cair menekan ke
                        atas  dengan  gaya  PA₁.  Tekanan  ini  akan  diteruskan  ke  penghisap  2  yang
                        besarnya  PA₂.  Karena  tekanannya  sama  ke  segala  arah,  maka  didapatkan

                        persamaan sebagai berikut:
                                                                   =   
                                                                      2
                                                                 1
                                                                   1     2
                                                                    =    
                                                                 1    2

                                                              13
   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27