Page 62 - E-Modul Korespondensi (sania nanda safitri_padp_fe_um_2017)_Neat
P. 62
4. Paragraf Isi
Dalam isi paragraf pembuka surat pribadi berisi tentang tujuan atau
inti dalam surat pribadi. Meskipun surat ini merupakan surat pribadi
penulisan pembuka harus jelas, sopan, dan mudah untuk dibaca dan
dipahami supaya pesan yang dibuat bisa tersampaikan dengan baik.
Contoh :
Surat Pribadi (Tidak Resmi) Surat Pribadi (Semi Resmi)
Sebagai penganti rinduku, aku ingin Memberitahuan bahwa pada
mengirimkan kamu dan teman-teman di hari Senin tanggal 20 April 2020
posko. Aku dan para karangtaruna mohon ijin tidak dapat masuk kerja
dilingkunganku membuat banyak APD dikarenakan sedang sakit. Sebagai
untuk para garda depan secara sukarela. bukti saya lampirkan surat
Jika berkenan, kirimkan aku balasan keterangan dokter. Oleh karena itu
alamat lengkap puskesmas tempatmu sudilah kiranya bapak memberikan
bekerja. ijin.
5. Paragrap Penutup
Dalam paragraf penutup surat pribadi berisi tentang tujuan untuk
mengakhiri isi surat. Paragraf ini biasanya berisi tentang permohonan
maaf, harapan, mohon undur diri, dan lain-lain. Contoh:
Surat Pribadi (Tidak Resmi) Surat Pribadi (Semi Resmi)
Aku hanya bisa membantu melalui doa Demikian surat pemberitahuan
dan selalu mengikuti protokol kesehatan dari saya, atas perhatian dan
yang sudah ditetapkan oleh pemerintahan. pemberian ijinnya, saya
Semoga pandemi segera berakhir dan kita mengucapkan terima kasih.
bisa berkumpul kembali, pesan makanan
seblak dan somay langganan kita di
Malang. Segitu dulu kabar dariku,
Staysafe selalu Seulgi.
6. Salam Penutup
Salam penutup dalam penulisan surat pribadi tetap dibuat,
menandakan surat yang dibuat sudah selesai dan siap untuk ditantangani.
Fungsi salam penutup dalam surat pribadi sebagai salam basa-basi atau
penghormatan. Contoh :
Hormat Saya (Semi Resmi)
Salam sayang (Tidak resmi)
60