Page 40 - E-modul Pembelajaran IPA
P. 40

3. Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
           PLTN adalah stasiun pembangkit listrik termal. Termal panas yang dihasilkan, diperoleh dari satu
           atau lebih reaktor nuklir pembangkit listrik. PLTN termasuk dalam pembangkit daya (base load),
           yang dapat bekerja dengan baik ketika daya keluarnya konstan (meskipun reaktor air didih (boiling
           water reactor) dapat turun hingga setengah dayanya, ketika malam hari). Daya yang dibangkitkan
           per unit pembangkit berkisar dari 40 MWe hingga 1000 MWe. Unit baru yang sedang dibangun
           pada tahun 2005 mempunyai daya 600-1200 MWe. Hingga saat ini terdapat 442 PLTN berlisensi di
           dunia dengan 441 diantaranya beroperasi di 31 negara yang berbeda. Keseluruhan reaktor tersebut
           menyuplai 17% daya listrik dunia.
           Keuntungan PLTN
           a.  Tidak  menghasilkan  emisi  gas  rumah  kaca  (selama  operasi  normal)  gas  rumah  kaca  hanya
           dikeluarkan ketika generator diesel darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas

           b. Tidak mencemari udara ;artinya tidak menghasilkan gas-gas berbahaya bagi makluk hidup seperti
           karbondioksida, sulfur, aerosol, merkuri, nitrogen oksida, partikulate atau asap fotokimia.
           c. Sedikit menghasilkan limbah padat selama operasi normal
           d. Biaya bahan bakar rendah, karena hanya sedikit
           bahan bakar yang diperlukan
           e. Ketersediaan bahan bakarnya yang melimpah;
           f. Baterai nuklir
           Beberapa kerugian PLTN adalah :
           a. Beresiko kecelakaan nuklir, seperti yang pernah terjadi
           di Jepang.
           b. Menghasilkan limbah radio aktif tingkat tinggi dan limbah
           radioaktif tersebut dapat bertahan hingga ribuan tahunM































                                                      Sumber Gambar
                                         https://images.app.goo.gl/SamCv7ohFodJzCu48



                                                                                                                 26
   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45