Page 42 - E-modul Pembelajaran IPA
P. 42
Manfaat Gaya Lorentz Dalam Teknologi
Bagaimana bila suatu kawat penghantar yang sedang dialiri listrik berada dalam medan magnet ?
Jika kawat berarus berada dalam medan magnet maka kawat tersebut akan mendapatkan gaya yang
dinamakan gaya lorentz. Besarnya gaya lorentz berbanding lurus dengan medan magnet, kuat arus
listrik, dan panjang kawat pengantar.
Secara matematis dapat dituliskan dalam persamaan berikut :
Bila pada kaidah tangan kanan dimana ibu jari menunjukkan arah arus listrik (I), empat jari
menunjukkan medan magnet (B), maka arah gaya Lorentz (F) adalah tegak lurus ke atas telapak
tangan kanan kita.
FL = B I L
Keterangan :
FL = gaya lorentz (newton = N)
B = medan magnet (Tesla = T)
I = arah arus listrik.
L = Panjang kawat penghantar (m)
Sehingga jika kawat penghantar berbentuk bujur sangkar ABCD, ketika arus berada pada AB maka
arah gaya menuju bawah, sedangkan pada kawat penghantar CD maka arah gaya Lorentz ke atas.
Hal ini akan membuat kawat penghantar AB bergerak ke arah bawah sedangkan CD ke arah atas
sehingga kawat penghantar bergerak berputar. Pengaruh gaya lorentz pada perputaran kawat
penghantar menjadi landasan kerja beberapa alat diantaranya motor listrik dan Galvanometer.
Motor listrik adalah alat yang dapat mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Motor listrik
bekerja dengan memanfaatkan adanya perputaran kumparan berarus listrik di sekitar medan
magnet. Perhatikan disamping (b) Misalkan arah garis gaya magnet dari U ke S (dari kiri ke kanan).
Arah arus ditunjukkan dengan tanda panah, maka sesuai kaidah tangan kanan maka kawat AB akan
bergerak ke bawah, sedangkan kawat CD bergerak ke atas. Setelah itu kumparan berhenti berputar.
Supaya kumparan dapat berputar terus maka digunakan komutator.
Kaidah
Tangan
Kanan
Sumber Gambar
https://images.app.goo.gl/HkVdVcUfKTUYcdDQ6
28